Breaking News:

Utang Puasa Masih Numpuk Padahal Sebentar Lagi Ramadhan? Begini Hukumnya

Di bulan suci yang penuh berkah ini, umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh dan amalan lainnya.

Tribunnews
Ilustrasi Puasa Ramadhan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Di bulan suci yang penuh berkah ini, umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh dan amalan lainnya.

Namun, bagi seseorang yang memiliki uzur tertentu, seperti sakit, haid, nifas, atau berpergian, ibadah puasa boleh ditinggalkan.

Kendati demikian, mereka yang meninggalkan Puasa Ramadhan terkena kewajiban untuk menggantinya di bulan selain Ramadhan.

Ada pun jumlah yang harus dibayar yaitu sebanyak puasa yang ditinggalkan.

Lalu, bagaimana jika belum sempat menggantinya namun sudah masuk bulan Ramadhan?

Baca juga: Ririe Fairus Anggap Ayus Mantan Suami, Tanggapi Ekspresi Tenang saat Akui Khilaf dengan Nissa Sabyan

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com yang mengutip laman resmi Lembaga Fatwa Mesir, tak ada ketentuan waktu dalam mengganti puasa.

Seseorang yang menunda pelaksanaan qadha puasanya hingga bertemu Ramadhan berikutnya tidak berdosa, asalkan memiliki uzur syar’i.

Orang tersebut boleh mengganti pPuasa Ramadhan yang ditinggalkannya hingga tiba saatnya ia mampu membayar qadha itu meskipun sudah lewat dua atau tiga Ramadhan.

Follow us :

Namun, jika seseorang sengaja mengakhirkan qadha puasa tanpa ada uzur tertentu hingga memasuki bulan Ramadhan berikutnya, maka ia berdosa.

Halaman
1234
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved