Breaking News:

AHY Dikudeta, Megawati Soekarnoputri Pernah Dikudeta Hingga Pertumpahan Darah, Kini Memilih Diam

Ketua Umum Partai Demokrat AHY merasa dikudeta, Megawati Soekarnoputri pernah juga dikudeta bahkan dengan pertumpahan daerah.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjabat tangan dengan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri (kanan) saat pemakaman Ibu Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019). Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura (10.50 WIB) setelah menjalani perawatan penyakit kanker darah yang dideritanya sejak Februari lalu di National University Hospital, Singapura. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) mengaku telah dikudeta.

Hal ini karena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Medan, Jumat (5/3/2021) yang dianggap AHY ilegal, mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri pernah juga dikudeta bahkan dengan pertumpahan daerah saat menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Peristiwa itu terjadi tanggal 27 Juli 1996 atau yang dikenal dengan istilah kudatuli atau kudeta 27 Juli 1996.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono meminta Presiden Joko Widodo tidak melakukan pembiaran atas tindakan KSP Moeldoko yang ingin memecah belah Partai Demokrat.

“Untuk itu saya meminta dengan hormat kepada Bapak Presiden Joko Widodo, khususnya Menkumham untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB illegal yang jelas-jelas melawan hukum tadi,” kata AHY dalam pernyataannya terkait KLB yang digelar di Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

AHY lebih lanjut mengatakan, pihaknya juga akan menempuh langkah hukum terkait KLB di Sumut.

TONTON JUGA:

Laporan hukum, kata AHY, ditujukan kepada panitia hingga siapapun yang terlibat penyelenggaraan KLB.

“Langkah yang akan kami tempuh setelah ini adalah, melalui tim hukum yang sudah kami persiapkan, melaporkan panitia dan siapa pun yang tadi terlibat dalam penyelenggaran KLB illegal kepada jajaran penegakan hukum,” tegas AHY.

Baca juga: Sosok Darmizal yang Ngebet Dukung Moeldoko, Dipecat Partai Demokrat, Jadi Relawan Jokowi

Baca juga: KLB Partai Demokrat di Medan Ricuh, Massa Berbaju Moeldoko Menyerang, Massa AHY Kocar-Kacir

Halaman
1234
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved