Breaking News:

Pedagang Warung di Jakarta Timur jadi Korban Hipnotis, Pelaku Gasak 5 Tabung Gas

Putri (28), pedagang warung di Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur menjadi korban penipuan bermodus hipnotis.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Net
Ilustrasi Hipnotis. Putri (28), pedagang warung di Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur menjadi korban penipuan bermodus hipnotis. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Aksi penipuan bermodus hipnotis menimpa Putri (28), pedagang warung di Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Lima tabung gas ukuran tiga kilogram dagangannya digondol seorang pria yang berpura-pura sebagai kerabat satu pembeli langganannya pada Kamis (4/3/2021) siang.

"Pelakunya satu orang, dia bilang disuruh sama pakde untuk ambil gas. Enggak tahu kenapa saya percaya saja, langsung diam begitu, kehipnotis begitu," kata Putri di Jakarta Timur, Jumat (5/3/2021).

Dia mengaku satu pembeli tabung gas langganannya memang karib dipanggil pakde, hanya saja Putri tidak mengenal pelaku yang mengaku utusan pakde.

Baca juga: Moeldoko Jabat Ketua Umum Partai Demokrat Versi KLB, AHY Minta Tolong ke Jokowi Soal Ini

Sebagaimana korban hipnotis, Putri mengaku layaknya orang linglung sehingga hanya diam dan membiarkan pelaku saat mengambil dagangannya.

"Barang yang diambil memang cuman tabung gas, tapi lima, kerugian sekitar Rp 750 ribu lah. Saya baru sadar pas pelaku kabur, dia bawa tabung gas pakai motor matic begitu," ujarnya.

Baca juga: Mau Beli Kado Ulang Tahun? Kios UKM di Jalan Sudirman Punya Barang Unik 

Putri menuturkan pelaku yang merupakan pria berusia sekitar 40 tahun itu hanya butuh waktu kurang dari lima menit sejak datang, menghipnotisnya lalu kabur.

Meski beraksi seorang diri pelaku diduga sudah merencanakan aksinya karena saat mengetahui kondisi warung saat sepi dan mengetahui rute melarikan diri.

Baca juga: DPRD Ngotot Minta Jatah Vaksin Buat Keluarga, Epidemiolog: Vaksin Bukan Buat Pribadi

Untuk sekarang Putri belum melaporkan kasus penipuan bermodus hipnotis yang menimpanya ke Polsek Makasar, pun saat melarikan diri pelaku tersorot CCTV satu rumah warga.

"Saya baru sadar itu enggak lama pelaku pergi, sudah coba mengejar pelaku tapi enggak terkejar. Kemarin habis kejadian sudah langsung lapor ke pak RT, biar warga lain antisipasi juga," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved