Breaking News:

Niat Jebak Maling, Burung Kontes Warga Pasar Rebo Justru Raib Digondol Pencuri

Niat Musadat (56), menjebak pelaku spesialisas maling burung yang berkeliaran di wilayah Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo berujung sial.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Musadat (56) saat menunujukkan lokasi kandang Burung Trucukan miliknya yang dicuri tergantung di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (6/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Niat Musadat (56), menjebak pelaku spesialisas maling burung yang berkeliaran di wilayah Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo berujung sial.

Burung Trucukan miliknya yang sengaja ditempatkan tergantung di atap kontrakannya sebagai umpan menangkap maling justru berhasil digondol pelaku.

Dia berani mempertaruhkan Burung Trucukan yang sudah digembleng agar siap ikut kontes kicau karena resah dengan aksi pencurian di wilayahnya.

"Sengaja saya gantung di luar buat pancingan, jadi pas dia maling mau saya tangkap. Tapi malah dicuri dan pelakunya berhasil kabur," kata Musadat di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (6/3/2021).

Dalam satu bulan terakhir sudah lebih dari dua kali kasus pencurian burung kontes terjadi di wilayah Gang Bahtera II tempat tinggalnya.

Sebagai satu korban dia mengaku jengah karena pelaku selalu berhasil menggondol burung kicau tetangganya sesama pecinta burung kicau.

Beberapa waktu lalu warga Gang Bahtera II sempat berhasil menggagalkan pencurian Burung Jenis Love Bird, nahas pelaku gagal diringkus.

"Kalau kasus yang Burung Trucukan saya itu kejadiannya kemarin sekira pukul 05.00 WIB pas lagi tidur. Pelakunya satu orang, saya tahu cek rekaman CCTV pas kejadian," ujarnya.

Gang Bahtera II lokasi pencurian Burung Trucukan milik Musadat (56) di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (6/3/2021). 
Gang Bahtera II lokasi pencurian Burung Trucukan milik Musadat (56) di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (6/3/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Merujuk rekaman CCTV yang menyorot kejadian, Musadat menuturkan pelaku datang dari arah Jalan Puskesmas ke Gang Bahtera II lokasi tinggalnya.

Pelaku yang datang mengemudikan sepeda motor sempat celingak-celinguk memastikan aksinya tak dipergoki lalu berjalan ke kontrakan Musadat.

"Dilihat dari rekaman CCTV itu kejadiannya cepat, enggak sampai satu menit dia mengambil burung saya lalu kabur. Sepertinya pelaku sama seperti kejadian sebelumnya," tuturnya.

Beruntung harga Burung Trucukan yang dijadikan umpan masih berkisar ratusan ribu rupiah, belum sampai jutaan rupiah sebagaimana peliharaannya yang lain.

Kini dia mengaku lebih waspada menjaga burung peliharaan lainnya dengan cara menempatkan kandang dalam kontrakan agar tidak lagi jadi korban pencurian.

"Saya sih enggak laporan ke polisi, memang harganya enggak terlalu mahal. Tapi di Jawa Burung Trucukan itu sudah ada kontesnya, kalau di Jakarta belum. Burung yang diambil itu juga sudah jadi (siap kontes)," lanjut Musadat.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved