Breaking News:

Suku Dinas Bina Marga Catat 1.967 Titik Ruas Jalan di Jakarta Utara Rusak

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara mendata ruas jalan di Jakarta Utara yang mengalami kerusakan.

TribunJakarta.com/Muhammad Arief
ILUSTRASI Jalan Pegangsaan Dua Kelapa Gading yang rusak dan bergelombang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara mendata ruas jalan di Jakarta Utara yang mengalami kerusakan.

Hasil pendataan, ada sebanyak 1.967 titik jalan rusak yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara setelah belakangan sering diterpa hujan.

"Jumlah kerusakan jalan per 1 Maret 2021 ada 1.967 titik di Jakarta Utara yang tersebar di enam kecamatan," kata Plt. Kepala Seksi Jalan dan Jembatan dan Kelengkapan Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Untung Pitoyo, Sabtu (6/3/2021).

Untung menjelaskan bahwa titik jalan rusak paling banyak berada di Kecamatan Pademangan. 

Rinciannya, ada sebanyak 401 titik jalan rusak di wilayah Kecamatan Pademangan, 364 titik di Kecamatan Kelapa Gading, serta terbanyak ketiga di Kecamatan Cilincing dengan 334 titik.

"Selanjutnya di Kecamatan Penjaringan yakni 294 titik jalan rusak dan Kecamatan Tanjung Priok sebanyak 229 titik," ucap Untung.

"Sebaran lobang jalan paling sedikit berada di Kecamatan Koja, hanya 146 titik," katanya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mencatat, ada ribuan titik jalan rusak di ibu kota hingga Minggu (28/2/2019).

Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, khususnya pengguna sepeda motor.

"Total kerusakan (jalan) hingga kemarin ada 8.998 titik," ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Senin (1/3/2021) lalu.

Berdasarkan data hingga akhir Februari 2021 tersebut, Jakarta Utara menjadi wilayah dengan jumlah jalan rusak terbanyak, yaitu mencapai 2.837 titik.

"Jakarta Barat 2.097 titik, Jakarta Timur 2.048, Jakarta Selatan 1.269 titik, dan Jakarta Pusat 747 titik," ujarnya.

Hari menyebut, jalan tersebut rusak karena disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari intensitas hujan tinggi hingga kerap dilewati kendaraan berat.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved