Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

169 Pegawai Kemenhan Jalani Vaksinasi Covid-19 di RS Suyoto Jakarta Selatan

Ratusan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Dr Suyoto, Pesanggrahan, Jakarta Selatan

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Dr Suyoto, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Ratusan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Dr Suyoto, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021).

Wakil Kepala Pelayanan Medis RS Suyoto Orie Tresia mengatakan, pegawai yang menerima vaksin Covid-19 terdiri dari TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kemenhan.

"Hari ini ada 169 pegawai Kemenhan yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di RS Suyoto," kata Orie kepada wartawan di lokasi.

Orie menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk pegawai Kemenhan akan berlangsung selama tiga hari mulai Senin ini hingga Rabu (10/3/2021).

"Targetnya selama tiga hari ke depan yaitu 501 orang atau pegawai Kemenhan," ujar dia.

Pantauan di lokasi, pegawai Kemenhan yang akan menerima vaksin Covid-19 lebih dulu dikumpulkan di sebuah tenda dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Setelahnya, mereka menunggu namanya dipanggil untuk melakukan pendaftaran ulang hingga menjalani screening kondisi kesehatan.

Ketika sudah dinyatakan sehat dan memenuhi persyaratan, satu per satu pegawai Kemenhan baru disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Tangerang Bulan Juli 2021, Begini Tanggapan Wali Murid

Baca juga: Kebakaran 5 Toko di Tanjung Priok Diduga Karena Korsleting Listrik, Polisi Periksa 6 Saksi

Terdapat beberapa orang yang belum bisa menerima vaksin Covid-19. Salah satunya adalah Mayor Inf Wagiman, Kepala Sekolah Rehabilitasi Vocasional di RS Suyoto.

Pasalnya, Wagiman merupakan penyintas Covid-19. Ia baru dinyatakan negatif Covid-19 pada 21 Februari 2021 lalu.

"Pokoknya tanggal 22 Februari saya baru keluar dari rumah sakit setelah isolasi. Saya isolasi di RS Suyoto selama sembilan hari," ucap Wagiman.

"Tanggal 21 Februari saya swab, baru dinyatakan negatif dan boleh keluar. Kemudian dilanjut isolasi mandiri di rumah selama 10 hari," tambahnya.

Saat proses screening di RS Suyoto, Wagiman dijadwalkan menjalani vaksin Covid-19 tiga bulan lagi.

"Nggak masalah buat saya. Harapannya ya pandemi ini cepat selesai lah, biar semuanya normal kembali," ujar dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved