Breaking News:

KLB Dituding Ada Campur Tangan Istana, Jhony Allen: Moeldoko Tak Pernah Terpikir Jadi Ketum Demokrat

Sekjen Demokrat versi KLB Deliserdang Jhonni Allen Marbun menjawab tudingan campur tangan Istana dalam gelaran KLB Partai Demokrat.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
YouTube/Najwa Shihab
Jhoni Allen Marbun. Sekjen Demokrat versi KLB Deliserdang Jhonni Allen Marbun menjawab tudingan campur tangan Istana dalam gelaran KLB Partai Demokrat. 

Jhoni Allen pun menegaskan kembali Moeldoko tidak pernah berkeinginan masuk Partai Demokrat.

"Namun kami beberapa senior Demokrat melihat adanya krisi kepemimpinan dan demokrasi di tubuh Demokrat. Kami meminang bapak Moeldoko untuk bergabung ke Partai Demokrat," kata Jhoni.

Jhoni menegaskan pihaknya menggelar KLB Partai Demokrar secara konstitusional melalui sejumlah tahapan sekaligus membatalkan posisi majelis tinggi.

Ia menilai majelis tinggi mengamputasi demokrasi karena keputusan partai harus persetujuan Ketua Majelis Tinggi. Hal itu, menurutnya, bertentangan dengan UU Partai Politik.

"Sehingga KLB yang konstitusional memilih Pak Moeldoko sah karena sesuai dengan aturan. Di pencalonan itu ada dua yang muncul Moeldoko dan Marzuki Alie. Pada voting, suara Moeldoko lebih tinggi dari Marzuki Alie," tuturnya.

Diduga Ada Keterlibatan Istana

Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deliserang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021) siang.
Suasana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deliserang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021) siang. (istimewa)

Pengamat politik Feri Amsari meyakini ada keterlibatan Istana dalam kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat versi yang diadakan di Deliserdang, Sumatera Utara pada Sabtu (6/3/2021) lalu.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Apa Kabar Indonesia di TvOne, Minggu (7/3/2021).

Diketahui KLB yang diselenggarakan sejumlah kader senior Demokrat itu menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Walaupun begitu, pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan tidak pernah campur tangan dalam urusan internal partai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved