Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Mutasi Virus Corona Masuk ke Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Penumpang Dari Luar Negeri

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap penumpang pesawat asal luar negeri.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap penumpang pesawat asal luar negeri.

Sebab, dewasa ini sudah ditemukan kasus mutasi virus corona B.1.1.7 dibilangan Jawa Barat.

Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Darmawali Handoko mengatakan, seluruh penumpang penerbangan dari luar negeri wajib menjakani karantina dulu.

Baik itu Warga Negara Asing (WNA) atau pun warga negara Indonesia (WNI).

"Kita memastikan bahwa tidak ada penumpang yang tidak melakukan karantina. Jadi kita harus perketat tidak boleh ada yang lolos," jelas Handoko di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (6/3/2021).

"Karena bila ada yang lolos bisa jadi penumpang membawa varian baru," sambungnya

Menurut dia, pengawasan dan penanganan penumpang asal luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta telah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan Internasional pada masa Pandemi.

Seluruh WNI, baik Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kembali dari luar negeri wajib menjalani karantina.

"Setiap PMI, kemudian mahasiswa dan PNS yang melaksanakan dinas di luar negeri itu semua wajib menjalani karantina selama lima hari dan ditempatkan di Wisma Atlet Pademangan," ungkap Handoko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved