Breaking News:

Kondisi Kesehatan Mark Sungkar Selama di Penjara, Kuasa Hukum: Beliau Mengeluh Sakit

Mendekam 20 hari di tahanan, kondisi kesahatan aktor senior Mark Sungkar, terdakwa kasus korupsi dana kegiatan pelatnas Trialthon ini dibeberkan kuasa

Editor: Siti Nawiroh
YouTube/The Sungkars
Mark Sungkar saat di YouTube anaknya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mendekam 20 hari di tahanan, kondisi kesahatan aktor senior Mark Sungkar, terdakwa kasus korupsi dana kegiatan pelatnas Trialthon ini dibeberkan kuasa hukum.

Kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid menyebut kliennya mengeluhkan sakit.

"Sudah 20 hari lalulah Pak Mark jadi tahanan penuntutan," kata Fahri Bachmid ditemui di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Selama 20 hari di penjara, Fahri menegaskan kondisi pria berusia 72 tahun itu memprihatinkan. Setiap harinya kesehatannya menurun.

Baca juga: Oknum Polisi Mencuri Cincin Emas, Kapolres Tabanan Akui Dia Anggotanya: Karena Terlilit Utang

"Beliau (Mark Sungkar) mengeluh sakit. Ketika ditahan itu mengalami diare. Beliau juga menyampaikan sakit pinggangnya kambuh," ucapnya.

Penurunan kondisi kesehatan ayah dari Zaskia dan Shireen Sungkar itu dikarenakan usianya yang sudah tua. Sehingga, Fahri mengajukan penangguhan penahanan ke Majelis Hakim.

Mark Sungkar
Mark Sungkar (Tribunnews.com/Abdul Qodir)

"Nanti akan kita mintakan ke Majelis Hakim dengan pertimbangan kemanusiaan untuk penangguhan penahanan atau dijadikan tahanan rumah," jelasnya.

Fahri berharap penangguhan penahanan Mark Sungkar dikabulkan majelis hakim agar kliennya tidak mendekam didalam penjara.

"Semoga saja dikabulkan nanti," ujar Fahri Bachmid.

Diberitakan sebelumnya, Mark Sungkar membuat dan mengajukan proposal kegiatan bertajuk 'Era Baru Triatlon Indonesia', ke Menpora, dengan anggaran sebesar Rp 5,072 miliar, di tahun 2017.

Namun, setelah acara berlangsung, sisa uang Rp 399,7 juta dari kegiatan tersebut diduga digunakan Mark Sungkar untuk memperkaya diri sendiri.

Ia juga diduga m memperkaya orang lain, antara lain Andi Ameera Sayaka sebesar Rp 20,65 juta, kemudian Wahyu Hidayat Rp 41,3 juta, Eva Desiana sebesar Rp 41,3 juta, Jauhari Johan Rp 41,3 juta, atau pihak korporasi The Cipaku Garden Hotel atas nama Luciana Wibowo Rp 150,65 juta.

Jumlah kerugian keuangan negara atas tindakan Mark Sungkar itu, jika ditotal sebesar Rp 694,9 juta sebagaimana laporan hasil audit BPKP.

Atas perbuatannya, Mark Sungkar didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi lebih subsider Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keluhan Mark Sungkar di Penjara, Diare hingga Sakit Pinggang Kambuh

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved