Sedang Asyik Tanding Catur, Asikin Terkejut Lawannya Tiba-Tiba Jatuh dan Meninggal Dunia

MW (56) tiba-tiba menghembuskan napas terakhir di depan warung kelontong di Jalan Raya Parung-Ciputat, Sawangan, Depok, saat sedang main catur.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Polsek Sawangan
Polisi memeriksa jasad korban yang tergeletak tak bernyawa di lokasi kejadian, Selasa (9/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN – Seorang pria lanjut usia berinisial MW (56) tiba-tiba menghembuskan napas terakhirnya di depan warung kelontong di Jalan Raya Parung-Ciputat, Sawangan, Kota Depok, saat tengah bermain catur pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael, mengatakan, kejadian ini bermula ketika saksi bernama Asikin (47) dan Fransiskus (63) tengah bertanding catur di lokasi kejadian.

Tiba-tiba, korban datang berjalan kaki dan menonton pertandingan catur antara kedua saksi.

“Dalam permainan saksi Fransiskus kalah kemudian digantikan oleh korban bermain catur dengan saksi Asikin,” ujar Rio kela dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/3/2021).

Pada saat pertandingan tengah berlangsung, korban tiba-tiba mengalami sesak pada bagian dadanya, dan terjatuh ke lantai dari atas kursi tempatnya duduk.

Baca juga: Modus Jualan Panci, 2 Wanita Diamankan karena Dituduh Hipnotis Warga Cisauk: Ini Penjelasan Polisi

Sahabat Anas Singgung Kisah Berebut SK yang Lagi Populer, Surat Kemenkumham & Sang Kaesang

“Setelah set kedua, korban tiba-tiba jatuh menyamping dari kursi, kemudian sesak nafas dan tidak sadarkan diri,” imbuhnya.

Setelah dicek, ternyata korban yang tak sadarkan diri sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Selanjutnya saksi laporkan pada kami, dan ditindaklanjuti oleh personel dengan langsung mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa kondisi korban,” tuturnya.

Baca juga: Lansia Wisatawan Taman Safari Ngaku Lagi Kalap, Tak Sengaja Lempar Sampah ke Kuda Nil: Saya Salah

Baca juga: Persija Terusir dari Jakarta, Masuk Grup Neraka di Piala Menpora, Bos Macan Kemayoran:Siap Bertarung

Hasil pemeriksaan sementara, korban diduga menghembuskan napas terakhir akibat penyakit yang telah lama diidapnya.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan jasadnya pun dibawa ke Rumah Sakit Ciawi, Kota Bogor, guna kepentingan autopsi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved