Ditangkap karena Nyabu, Oknum DPRD Asal Demokrat Ngaku Cuma Lagi Kepingin

Ditangkap karena terlibat sabu, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku berinisial WW ngakunya cuma lagi kepingin.

Editor: Elga H Putra
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi sabu. Ditangkap karena terlibat sabu, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku berinisial WW ngakunya cuma lagi kepingin. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ditangkap karena terlibat sabu, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku berinisial WW ngakunya cuma lagi kepingin.

WW ditangkap Polresta Pulau Ambon di Bandara Pattimura Ambon pada Senin (8/3/2021).

Politisi Demokrat ini ternyata memakai sabu saat berada di Jakarta sebelum pulang ke Ambon.

Namun demikian, polisi masih akan menyelidiki keterangan tersebut.

"Dia konsumsi sabu di Jakarta sebelum datang ke Ambon, jadi barangnya dan alat isap itu di dapat di Jakarta, kita masih selidiki," kata Kepala Satuan Narkoba Polresta Pulau Ambon AKP Jufri Djawa.

Jufri menambahkan, saat dimintai keterangan, WW mengaku hanya ingin memakai barang haram itu, tak ada niat untuk mengedarkan atau bahkan jadi bandar.

"Kalau keterangannya itu pakai karena kepingin saja, niatnya bukan sebagai pengedar atau bandar tapi untuk konsumsi saja jadi dia pemakai saja," ungkapnya.

Selain itu, WW juga mengaku sempat berhenti mengonsumsi sabu.

Namun, beberapa waktu terakhir WW kembali tergoda untuk memakai barang terlarang itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, politisi demokrat itu telah ditetapkan menjadi tersangka.

Tim penyidik Satuan Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulu-Pulau Lease telah mengantongi sejumlah alat bukti keterlibatannya WW.

"Benar, yang bersangkutan (WW) sudah ditetapkan sebagai tersangka hari ini," kata Leo saat dikonfirmasi Kompas.com lewat telepon seluler, Rabu.

WW sebelumnya ditangkap di Bandara Pattimura Ambon pada Senin (8/3/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Tersangka, Anggota DPRD Maluku Mengaku Isap Sabu di Jakarta"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved