Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Gugus Tugas Kota Depok Larang ASN Bepergian ke Luar Kota saat Libur Isra Miraj dan Nyepi

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, mengimbau agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak bepergian ke luar kota

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, mengimbau agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak bepergian ke luar kota dalam rangka libur Isra Miraj dan Nyepi pada tanggal 11-14 Maret 2021 mendatang.

“Biasanya ada yang memanfaatkan untuk long weekend, tapi hari jumatnya untuk ASN tetap bekerja,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021).

“Untuk itu kami dari Satgas Penanganan Covid-19 seperti biasanya untuk ASN memang diimbau untuk tidak melakukan keluar Depok untuk menghindari penularan Covid-19, terutama klaster tempat wisata dan tempat umum lainnya,” ujarnya.

Bukan tanpa sebab, Dadang mengungkapkan satu di antara faktor dari imbauan ini adalah, lantaran kasus Covid-19 di Kota Depok masih diatas 200 perhari.

Baca juga: Bejat! Seorang Ayah di Koja Tega Cabuli Putri Kandungnya yang Masih di Bawah Umur

Baca juga: Tribunnews.com Dapat Penghargaan dari BNPB Atas Kontribusi Mendukung Penanganan Covid-19

“Saat ini memang untuk perkembangan tren kasus di Kota Depok alhamdulillah sudah cukup terkendali, meskipun kasus kita masih di atas 200 perhari. Tapi positivity rate kita sudah menurun cukup tinggi, dari mulai 48 persen hingga saat ini berada di posisi 68 persen,” ucapnya.

Dadang menuturkan, pihaknya tidak akan memberlakukan penyekatan di titik-titik perbatasan dalam rangka libur panjang nanti.

Akan tetapi, pihaknya akan terjun langsung melakukan pengawasan di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kita tidak melakukan penyekatan dan check point, tapi kita melakukan pengawasan di tempat-tempat kerumunan maupun aktivitas warga yang mengundang kerumunan,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved