Breaking News:

Jakarta Timur Buka Layanan Restorasi dan Digitalisasi Dokumen Kependudukan Warga Korban Banjir

Pemprov DKI buka pelayanan restorasi dan digitalisasi arsip rusak bagi warga korban banjir pada Februari 2021.

Istimewa
Posko restorasi dokumen kependudukan warga di kantor Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta membuka pelayanan restorasi dan digitalisasi arsip rusak bagi warga korban banjir pada Februari 2021.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan layanan guna membantu warga yang dokumen kependudukannya rusak.

Baik dokumen kartu keluarga (KK), e-KTP, kartu nikah, ijazah, akta kelahiran, dan lainnya yang rusak terdampak banjir saat banjir besar pada tanggal 19-20 Februari 2021.

"Di Jakarta Timur kegiatan dilakukan di enam Kelurahan, yaitu di kantor Kelurahan Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Cililitan, dan Cawang," kata Wahyu di Jakarta Timur, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: PSG Vs Barcelona: Messi dkk Diyakini Sulit Comeback di Paris

Warga di enam Kelurahan tersebut sebelumnya terdampak banjir luapan Kali Sunter, Kali Ciliwung dengan ketinggian air berkisar dua hingga tiga meter.

Warga korban banjir yang dokumen kependudukan rusak cukup mendatangi posko yang dibuka atau masing-masing kantor Kelurahan terdekat.

Baca juga: Kiwil Tak Hadir di Sidang Putusan Perceraian, Rohimah Merasa Digantung: Saya Sudah Lelah

"Layanan restorasi dan digitalisasi arsip ini merupakan upaya jemput bola Pemprov DKI Jakarta dalam menyelamatkan arsip warga yang rusak akibat bencana alam," ujarnya.

Digitalisasi dokumen kependudukan dilakukan dengan cara dipindai atau scan sehingga warga nantinya bisa menyimpan dokumen dalam bentuk digital.

Baca juga: PSG Vs Barcelona: Prediksi Susunan Pemain, Messi dkk Terapkan Formasi yang Bisa Comeback

Wahyu menuturkan secara keseluruhan layanan restorasi dokumen kependudukan warga korban banjir dibuka di 28 Kelurahan se-Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi selama 3 hari ini kita lakukan pelayanan perbaikan dokumen arsip. Jadi, layanan ini kita berikan untuk seluruh warga. Setidaknya penyelamatan arsip dapat terjaga," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved