Breaking News:

Mafia Tanah Marak di Jakarta, Wagub Ariza: Dibutuhkan Banyak, Tapi Ketersediaan Terbatas

Wakil Gubernur DKI Riza Patria mengakui mafia tanah marak di ibu kota. Pemprov DKI tak mau ambil risiko, proses pembebasan lahan berjalan lambat

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (19/1/2021). Wakil Gubernur DKI Riza Patria mengakui mafia tanah marak di ibu kota. Pemprov DKI tak mau ambil risiko, proses pembebasan lahan berjalan lambat. 

Ia pun berharap, masalah mafia tanah ini bisa segera diakhiri sehingga tak ada lagi masyarakat yang dirugikan.

"Kami sangat berterima kasih dan berharap ini bisa terus berjalan dengan cepat, dengan optimal karena memang di Jakarta ini banyak sekali masalah sengketa tanah lahan dan mafia-mafia tanah," tuturnya.

Preman Suruhan di Kemayoran Dibekuk Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan preman yang mengancam korban dengan kekerasan terkait tanah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanudin, mengatakan para pelaku mengancam penghuni rumah di Jalan Bungur Besar Raya, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (25/3/2021).

"Para pelaku mengancam korban atau penghuni di pemukiman Jalan Bungur Besar Raya dengan kekerasan fisik," kata Burhanudin saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).

"Kami terima laporan dari korban pada 3 Maret 2021 dan langsung kami kejar pelaku," lanjutnya.

Polisi pun telah mengamankan sembilan pelaku.

Baca juga: Pembagian Masker Masih Masif Dilakukan di Kabupaten Tangerang, 61.652 Helai Disebar Selama 2 Hari

Di antaranya berinisial HK, EG, RK, MH, YB, WH, AS, LR, dan ADS.

Burhan menuturkan, HK berperan memasang pagar dan papan nama bertuliskan 'Tanah ini milik Induk Koperasi Kopra Indonesia (IKKI)'.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved