Breaking News:

Mafia Tanah Marak di Jakarta, Wagub Ariza: Dibutuhkan Banyak, Tapi Ketersediaan Terbatas

Wakil Gubernur DKI Riza Patria mengakui mafia tanah marak di ibu kota. Pemprov DKI tak mau ambil risiko, proses pembebasan lahan berjalan lambat

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Selasa (19/1/2021). Wakil Gubernur DKI Riza Patria mengakui mafia tanah marak di ibu kota. Pemprov DKI tak mau ambil risiko, proses pembebasan lahan berjalan lambat. 

"HK juga memaksa warga menandatangani surat pernyataan lalu memaksa warga agar segera angkat kaki," tambah Burhan.

"Kurang lebih peran mereka sama seperti itu," sambungnya.

Selanjutnya, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga seng, balok kayu, papan nama, dua lemba spanduk, dan empat bantal.

Baca juga: 5 Pernyataan Firdaus Oiwobo Ngaku Paman Nadya Arifta, Karyawan Kaesang, Klaim Keturunan Sultan

Alhasil, sembilan pelaku telah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 335 KUHP tentang Tindak Pidana Perbuatan Memaksa Disertai Kekerasan.

"Ancaman satu tahun penjara," tutup Burhan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved