Breaking News:

Gara-gara Acungkan Jari Tengah, Remaja di Tambun Bekasi Berkelahi hingga Berujung Pembacokan

Korban meinggal dunia bernama Juan Fachreza Putra (17) dan korban selamat mengalami luka sabetan celurit bernama Aditya Saputra (18).

Istimewa
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan (tengah) saat menggelar konferensi pers kasus penganiayaan di Mapolres Bekasi, Kamis (11/3/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Perkara saling ejek acungkan jari tengah, remaja di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ribut hingga berujung pembacokan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, korban berjumlah dua orang satu diantaranya meninggal dunia.

Korban meninggal dunia bernama Juan Fachreza Putra (17) dan korban selamat mengalami luka sabetan celurit bernama Aditya Saputra (18).

"Telah terjadi tindak pidana penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia dan satu korban luka," kata Hendra, Kamis (11/3/2021).

Dia menjelaskan, insiden berdarah terjadi di Kampung Buwek, RT01 RW02, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Minggu (7/3/2021) sekira pukul 00.45 WIB.

"Korban saat itu tengah duduk-duduk nongkrong di pinggir jalan, kejadian dini hari," ucap Hendra.

Pelaku lanjut dia, berjumlah lima orang mengendari sepeda motor. Melintas di depan tempat korban nongkrong dan terjadi saling ejek.

"Kelompok pelaku datang, seorang diantaranya mengejek mengacungkan jari tengah ke arah korban sambil mengucapkan 'Fu*ck You'," jelasnya.

Karena kesal, korban kemudian bereaksi dengan berusaha mengejar kelompok tersangka yang saat itu menunggangi dua sepeda motor berboncengan.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved