Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Warga Tangerang Diminta di Rumah Saja Saat Libur Panjang

Beberapa Pemerintah Daerah di Tangerang Raya mengimbau masyarakatnya tetap di rumah saja saat libur panjang akhir pekan ini.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Ilustrasi. Beberapa Pemerintah Daerah di Tangerang Raya mengimbau masyarakatnya tetap di rumah saja saat libur panjang akhir pekan ini. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Beberapa Pemerintah Daerah di Tangerang Raya mengimbau masyarakatnya tetap di rumah saja saat libur panjang akhir pekan ini.

Diketahui, kalau 11 Maret 2021 adalah tanggal merah untuk umat muslim sebagai hari Isra Miraj.

Walau Pemerintah Pusat Sudah menghapus libur bersama pada Jumat 12 Maret 2021, tidak menutup kemungkinan banyak pekerja yang nekat tidak masuk atau mengambil cuti.

Pemerintah Kota Tangerang meminta kepada masyarakatnya agar tidak berpergian keluar kota bersama keluarga saat libur akhir pekan ini.

Baca juga: Turun Jadi Zona Kuning, Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Tangsel 89 Persen

Sebab, berkaca dari tahun lalu, pertumbuhan virur corona usai libur panjang pasti akan mengalami kelonjakan drastis.

"Diimbau masyarakat tetap bekerja dan beraktivitas di hari Jumat dan semoga engga ada kelonjakam kasus Covid-19 seperti tahun sebelumnya," ajak Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta 11 Maret 2021: Bagaimana Nino Menceraikan Si Perempuan Jahat Elsa?

Kalau pun terpaksa harus keluar rumah walau masih di dalam kota, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan 4M.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun meminta warganya untuk di rumah saja selama libur panjang pekan ini.

Baca juga: Bendungan Jebol, Rumah Warga di Jalan Mujair Pancoran Mas Terendam Banjir

Wakil Wali Kota Tangerang, Benyamin Davnie mengatakan, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi contoh warga dengan tidak berpergian selama tanggal merah.

"Kita sudah menyampaikan kepada ASN , melalui grup WA dan DKPP untuk libur panjang ini tidak keluar kota, jangan cari penyakit, nanti kena Covid-19 baru tau," pinta Benyamin.

Baca juga: Pemilik Bus Pariwisata Juga Jadi Korban Meninggal pada Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Sumedang

Ia juga memastikan kalau ASN Tangerang Selatan tetap diwajibkan masuk hari pada Jumat 12 Maret 2021 besok.

Bila tidak masuk, akan ada sanksi sendiri yang diberikan sebab, Pemerintah Pusat sudah mencabut libur bersama yang rencananya dilaksanakan besok.

"Di rumah aja, karena Jumat juga kita kerja lagi engga libur, kita akan cek absensi kalau ada yang bolos akan kita kenakan sanksi," tegas Benyamin.

Baca juga: Cara Mengobati Batuk Berdahak secara Alami, Kandungan Nanas Bisa Kamu Coba!

Baca juga: Cara Mengobati Batuk Berdahak secara Alami, Kandungan Nanas Bisa Kamu Coba!

Senada, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meminta warganya untuk jangan berkeliaran akhir pekan ini.

Ia menjelaskan, kalau setiap libur panjang pasti ada kelonjakan angka positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang seperti tahun 2020.

"Setelah Lebaran naik, setelah Lebaran Haji naik, kemudian ada Natal dan Tahun Baru stelah itu naik, ada Imlek itu naik, ini perlu diperhatikan," ujar Zaki.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved