Breaking News:

Terungkap Alasan Sopir Bus Pariwisata Padma Kencana Pilih Tanjakan Cae, Korban Tewas Jadi 29 Orang

Terungkap bus pariwisata Padma Kencana yang alami kecelakaan maut memilih rute Tanjakan Cae Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang.

Editor: Suharno
KOMPAS.COM
Kondisi bus yang masuk jurang di Tanjakan Cae Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap bus pariwisata Padma Kencana yang alami kecelakaan maut memilih rute Tanjakan Cae Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021).

Jumlah korban kecelakaan maut bus di Tanjakan Cae Sumedang bertambah dari 27 orang menjadi 29 orang.

Seorang korban selamat menyebut pemilihan rute Tanjakan Cae ternyata atas masukan dari rombongan.

Mereka mulanya melakukan perjalanan untuk ziarah ke Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya.

Satu di antara rombongan, Imam menyatakan, rombongan pulang melalui Jalur Wado, Sumedang.

Imam adalah guru IT Al Muawanah Cisalak yang menjadi korban selamat dari kecelakaan Sumedang.

Menurut Imam, pihak bus travel yang ditumpanginya biasanya melewati jalur Nagreg.

TONTON JUGA:

Namun, jarak tempuh jalur Nagreg dinilai terlalu jauh.

"Biasanya pulang lewat Nagreg, jalur Bandung, tetapi terlalu jauh," katanya, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Ajaran Hakekok di Pandeglang Gelar Ritual Mandi, Jauh Sebelumnya Kerajaan Ubur-ubur Gegerkan Banten

Baca juga: Polisi Selidiki Ajaran Sesat Hakekok, Viral di Media Media Sosial 5 Wanita dan 8 Pria Mandi Bersama

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved