Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bus Sekolah DKI Jakarta Sudah Evakuasi 21.984 Pasien Selama Pandemi Covid-19

Jajaran Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah mengevakuasi 21.984 pasien terkonfirmasi Covid-19.

ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi. Jajaran Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah mengevakuasi 21.984 pasien terkonfirmasi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jajaran Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta terus melakukan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan hingga kini jajarannya sudah mengevakuasi 21.984 pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Ini jumlah akumulasi evakuasi pasien dari awal pandemi Covid-19 sampai tanggal 13 Maret 2021. Pasien dievakuasi ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (14/3/2021).

Dalam evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 se-DKI Jakarta jajaran UPAS mengerahkan sebanyak 15 unit bus sekolah yang sudah dimodifikasi.

Modifikasi meliputi pemasangan sekat guna meminimalkan kontak langsung antara awak bus dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dievakuasi.

Awak bus sekolah saat proses evakuasi 66 lansia penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (21/12/2020)
Awak bus sekolah saat proses evakuasi 66 lansia penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (21/12/2020) (ISTIMEWA/Dokumentasi UPAS Dishub DKI Jakarta)

"Untuk jumlah pasien terkonfirmasi yang dievakuasi dalam beberapa waktu terakhir cenderung menurun. Rata-rata per harinya sekarang sekitar 100-150 pasien dievakuasi," ujarnya.

Ali menuturkan evakuasi dilakukan berdasar permintaan pihak Puskesmas Kecamatan yang sebelumnya melakukan uji swab RT-PCR kepada para pasien.

Dalam setiap proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang berlangsung 24 jam penuh awak bus sekolah didampingi petugas pihak Puskesmas.

Baca juga: Bisikan Khusus Krisdayanti ke Atta Halilintar, Ibu Kandung Aurel Tampil Elegan: Lancar Ya

Baca juga: Nissa Sabyan Muncul Tapi Bukan Mau Klarifikasi, Adik Ayus Dibuat Kesal Langsung Tag Ririe Fairus

Baca juga: Ayu Ting Ting Terus Dapat Hinaan, Umi Kalsum Geram dan Lapor Polisi: Punya Mulut Dijaga!

"Awak bus yang bertugas melakukan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 mengenakan APD (alat perlindungan diri) lengkap. Setiap selesai evakuasi juga dilakukan dekontaminasi," tuturnya.

Proses dekontaminasi atau penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan menyeluruh terhadap bus dan awak selesai bertugas mengevakuasi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved