Breaking News:

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Pondok Ranggon, Dinas Perumahan DKI Beri Bantahan

DPRKP DKI Jakarta membantah kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Pondok Ranggon yang akan dibangun perumahan dengan sistem DP Nol.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana pembangunan di rumah DP 0 - DPRKP DKI Jakarta membantah kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Pondok Ranggon yang akan dibangun perumahan dengan sistem DP Nol. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) DKI Jakarta membantah kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Pondok Ranggon yang akan dibangun perumahan dengan sistem DP Nol.

Dugaan pengadaan lahan di Manjul, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur tersebut pun masih diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"(Dugaan pengadaan lahan di Pondok Ranggon) tidak ada kaitannya sama sekali dengan program DP Nol rupiah," kata Pelaksana Tugas Kepala DPRKP DKI Jakarta, Sajoko, saat dikonfirmasi, Minggu (14/3/2021).

Dia mengatakan, program rumah DP Nol baru direncakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sarana Jaya di Cilangkap dan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

"Pogram DP Nol rupiah yang sudah direncanakan BUMD Sarana Jaya, sementara baru di Cilangkap dan Pondok Kelapa," ucap Sajoko.

Selain di dua lokasi tersebut, lanjutnya, pun berada di Pulo Gebang.

Baca juga: Larang Sepeda Motor Melintas, Petugas Dishub Jaga Jalur Sepeda di Jalan Sudirman

Baca juga: Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Dinas Perumahan Rakyat DKI Terkendala Memasarkan Rumah DP Nol Rupiah

Baca juga: Orangtua Tak Hadir saat Lamar Aurel, Atta Halilintar Nangis Dikirim Video Ini dari Adik di Malaysia

"Tapi kalau di Pulo Gebang ini belum mulai," tambahnya. 

Dia mengklaim, kasus dugaan pengadaan lahan di Pondok Ranggon yang diinisiasi Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan ini belum diinformasikan bakal dimanfaatkan untuk apa.

"Sampai saat ini kami belum terinformasikan apakah itu (lahan di Pondok Ranggon) nanti akan dimanfaatkan untuk apa," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved