Breaking News:

Bahas Kasus Korupsi Anak Buah Anies, Komisi B DPRD DKI Panggil Sarana Jaya

Komisi B DPRD DKI Jakarta hari ini memanggil PD Pembangunan Sarana Jaya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Ketua Komisi B DPRD DKI, Abdul Aziz. Komisi B DPRD DKI Jakarta hari ini memanggil PD Pembangunan Sarana Jaya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi B DPRD DKI Jakarta hari ini memanggil PD Pembangunan Sarana Jaya.

Pemanggilan ini terkait kasus korupsi pembelian lahan yang menjerat Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, pertemuan tersebut bakal digelar tertutup siang nanti.

"Iya betul (ada pertemuan dengan Sarana Jaya). Nanti siang pukul 13.00 WIB, tertutup," ucapnya, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Di Balik Lamaran Mewah Atta Halilintar & Aurel, Ashanty Ungkap Persiapan Hanya 10 Hari: Alhamdulilah

Politisi PKS ini menyebut, pihaknya bakal mencecar Sarana Jaya dengan sejumlah pertanyaan, mulai dari evaluasi penyerapan anggaran hingga rencana kerja di tahun 2021 ini.

"Kemudian juga soal isu-isu lain termasuk yang ramai (soal kasus korupsi Yoory)," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Tak Kunjung Serahkan Aset ke Rizky Febian, Teddy Diduga Telah Jual Mobil Mewah untuk Bayar Utang

Selain itu, Aziz juga menyebut bakal menanyakan dampak dari kasus korupsi yang menjerat anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Pasalnya, ada kekhawatiran kasus tersebut mempengaruhi kinerja dari BUMD milik Pemprov DKI tersebut.

"Kami akan tanya kalau (pembelian lahan) dibatalkan mengganggu enggak terhadap program rumah dp nol rupiah," kata dia.

"Antisipasinya seperti apa? Plan a dan plan b juga seperti apa," sambungnya.

Baca juga: Maia Estianty dan Judika Perlihatkan Souvenir Mewah Lamaran Atta Aurel, Dibungkus Kotak dengan Pita

Kemudian, Komisi B juga ingin memperjelas peruntukan lahan bermasalah tersebut.

Sebab, Komisi B tak mengetahui masalah pembelian lahan di kawasan Munjul, Pondok Ranggon, Munjul, Jakarta Timur ini.

Baca juga: Pemilik Tanah di Ciledug Bangun Tembok: Rumah dan Gedung Fitnes Kini Tak Punya Akses, Ini Masalahnya

"Karena itu saya ingin tahu secara jelas, clear, gamblang. Sehingga kami bisa jawab nanti ketika ditanya oleh wartawan dan masyarakat," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved