Breaking News:

Gara-gara Masalah Cewek, Sopir Angkot di Koja Pukuli Seorang Pria Pakai Kunci Roda

Seorang sopir angkot bernama Wicaksono (29) ditangkap polisi usai menjadi pelaku penganiayaan.

Ilustrasi pemukulan dan kekerasan fisik (net) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Seorang sopir angkot bernama Wicaksono (29) ditangkap polisi usai menjadi pelaku penganiayaan.

Pelaku ditangkap setelah memukul korban, Fransiskus Kurnia Abrianto (21), di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara.

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Wahyudi mengatakan, peristiwa penganiayaan ini terjadi setelah pelaku diduga menggoda kekasih korban.

Karena tak terima kekasihnya digoda, Kurnia langsung mencari keberadaan sopir angkot tersebut.

Kemudian, pada suatu waktu, korban yang berboncengan dengan kekasihnya berpapasan di tengah jalan dengan pelaku yang sedang mengemudikan angkotnya.

Baca juga: Simak Cara Bayar UTBK-SBMPTN 2021 via Mobile Banking BNI dan BTN, Jangan Lewat 2 x 24 Jam!

"Pada saat pelaku sedang mengemudikan angkot, diberhentikan korban. Pelaku ditanya sehubungan dengan masalah dengan pacar korban. Dari situ terjadi cekcok mulut," kata Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin (15/3/2021).

Imbas dari percekcokan tersebut, pelaku tiba-tiba masuk kembali ke dalam angkotanya.

Ternyata, ia mengambil kunci roda dan dipakainya memukul korban.

Baca juga: Simak Panduan dan Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan

"Pelaku langsung mengambil kunci roda yang ada di dalam mobil dan langsung memukul ke arah kening korban," kata Wahyudi.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di pelipisnya.

Baca juga: Setelah Atta Aurel, Rizky Billar Akan Meminang Lesti Kejora Tak Lama Lagi? Begini Respon Sahabat

Ia juga melapor ke Polsek Koja terkait adanya kasus penganiayaan ini.

Baca juga: Nikahi Wanita Lebih Tua dan Membunuhnya Saat Hamil Tua, Kejinya Suami Terungkap dari Curiga Kakak

"Setelah melakukan penyelidikan, pelaku kami tangkap di kediamannya pada Kamis, 11 Maret 2021 lalu," ucap Wahyudi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved