Tanggapi Pernyataan Amien Rais Tentang Presiden Tiga Periode, Jokowi: Jangan Buat Kegaduhan Baru

Terkait pernyataan Amien Rais tentang jabatan presiden tiga periode, Presiden Joko Widodo langsung memberikan tanggapannya.

Editor: Suharno
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo didampingi Menkopolhukam, Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menerima Amien Rais beserta sejumlah perwakilan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). Kedatangan Amien Rais beserta KH Abdullah Hehamahua, KH Muhyiddin Junaidi, Marwan Batubara, Firdaus Syam, Ahmad Wirawan Adnan, Mursalim, dan Ansufri Id Sambo guna membahas laporan Komnas HAM terkait peristiwa tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Cikampek beberapa waktu lalu. Seusai pertemuan, Presiden Jokowi mengantar Amien Rais dan rombongan sampai ke pintu depan Istana Merdeka 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terkait pernyataan Amien Rais tentang jabatan presiden tiga periode, Presiden Joko Widodo langsung memberikan tanggapannya.

Presiden Joko Widodo menegaskan tak berniat menjadi presiden tiga periode.

Hal itu ditegaskan Jokowi menjawab isu yang berkembang di masyarakat terkait upaya pemerintah mengubah konstitusi mengenai batasan masa jabatan presiden.

Saat ini masa jabatan presiden ditetapkan paling lama dua periode.

"Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode," ujar Jokowi dalam keterangan resmi, Senin (15/3/2021).

"Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama," sambungnya.

Jokowi bilang di tengah pandemi saat ini, semestinya seluruh pihak mencegah adanya kegaduhan baru.

TONTON JUGA:

Perlu juga upaya bersama seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu membawa Indonesia keluar dari krisis pandemi dan menuju lompatan kemajuan baru.

Baca juga: Massa Aksi Geruduk Kantor DPP Partai Demokrat di Menteng Jakarta Pusat, Begini Respon Polisi

Baca juga: Kedua Orangtua Ini Tega Merantai Anak Kandung Selama 3 Hari di Rumah, Tetangga Kaget Dengar Rintihan

"Janganlah membuat kegaduhan baru. Kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi," lanjut Presiden.

Salah satu pihak yang menyebutkan isu tersebut adalah pendiri Partai Ummat, Amien Rais.

Amien Rais menyebut Jokowi akan menguasai lembaga negara untuk mengubah aturan batas masa jabatan presiden tersebut.

Baca juga: Wanita Ini Sewa 10 Pria untuk Robohkan Rumah Mantan Suaminya, Karena Masalah Harta Gono-Gini

Baca juga: Ditugaskan Tangkap Pencuri, Oknum Polisi Bripda Tio Tembak Teman Kencannya di Depan Pintu Hotel

"Jadi sekarang ada semacam publik opini, yang mula-mula samar-samar tapi sekarang makin jelas ke arah mana rezim Jokowi," kata Amien Rais melalui YouTube Channel Amien Rais Official yang diunggah pukul 20.00 WIB, Sabtu (13/3/2021).

"Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR, yang mungkin satu, dua pasal yang katanya perlu diperbaiki yang mana saya juga tidak tahu, tapi kemudian nanti akan ditawarkan baru yang kemudian memberikan hak presidennya itu bisa dipilih tiga kali, nah kalau ini betul-betul keinginan mereka, maka saya kira kita bisa segera mengatakan ya innalillahi wa inna ilaihi rajiun," sambungnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved