Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Pastikan Stok Vaksin di Kota Bekasi Tidak Ada yang Kedaluwarsa, Begini Penjelasannya

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, stok vaksin yang ada di wilayahnya dipastikan tidak ada yang kedaluwarsa.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (15/3/2021).  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, stok vaksin yang ada di wilayahnya dipastikan tidak ada yang kedaluwarsa.

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, stok vaksin yang ada di Kota Bekasi merupakan distribusi langsung dari Kementerian Kesehatan (kemenkes).

Tiap kali distribusi lanjut dia, stok vaksin langsung digunakan sehingga tidak ada vaksin yang disimpan dalam jangka waktu lama.

Baca juga: Komentari Sandiaga Uno Sebut Kapolri Izinkan Konser Musik, Wali Kota Bekasi: Kalau Bisa Jangan Dulu

"Kalau vaksinnya tidak akan kadaluarsa di sini, karena distribusi vaksinnya tidak pernah berlebih, begitu dapat langsung digunakan," kata Rahmat di Stadion Patriot, Senin (15/3/2021).

Disamping itu, distribusi vaksin sejauh ini dilakukan secara bertahap. Jumlahnya masih lebih sedikit dari total sasaran vaksin.

Distribusi vaksin yang sudah diterima Kota Bekasi pada termin pertama sebanyak 14.060 dosis, lalu pada termin kedua sebanyak 50.000 dosis dan terakhir 77.100 dosis.

Sementara untuk sasaran vaksin di Kota Bekasi, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada tahap pertama sebanyak 11.983 jiwa, lalu tahap dua 38.850 jiwa dengan dua kali dosis penyuntikan. 
"Kalau kita enggak pernah kedaluwarsa karena kebutuhan vaksin kita masih kurang, begitu datang (distribusi) langsung digunakan," tegasnya.

Dikutip TribunJambi.com, kabar vaksin Sinovac kadaluwarsa membuat publik khawatir. Sebab saat ini program vaksinasi Covid-19 terus berjalan.

Beredar kabar jika vaksin CoronaVac (produksi Sinovac) akan kadaluarsa pada 25 Maret 2021.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved