Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Pepen : 647 RT di Kota Bekasi Zona Merah Sebaran Covid-19

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, sebaran Covid-19 jika dilihat dalam skala mikro terdapat 647 RT yang masuk kategori zona merah.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, sebaran Covid-19 jika dilihat dalam skala mikro terdapat 647 RT yang masuk kategori zona merah. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, sebaran Covid-19 jika dilihat dalam skala mikro terdapat 647 RT yang masuk kategori zona merah.

Kategori zona merah ini kata dia, dilihat berdasarkan jumlah warga di lingkungan RT yang tekonfirmasi Covid-19.

"Minggu kemarin 952 RT, seminggu ini turun jadi 647 RT (zona merah sebaran Covid-19)," kata pria yang akrab disapa Pepen, Senin (15/3/2021).

Ratusan RT zona merah itu, tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Terdapat lima kecamatan yang mendominasi diantaranya, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Bekasi Utara, Jatisampurna dan Bekasi Selatan.

"Kalau dilihat dari kelurahan itu ada Duren Jaya, Bintara, Harapan Jaya, Pekayon, Kayuringin, dan Jatisampurna," paparnya.

Dari 647 RT zona merah itu, Pepen menyebutkan masih ada sekitar 1800 warga positif Covid-19 yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (15/3/2021). 
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (15/3/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 juga masih terus melakukan upaya tracing, tracking dan treatment agar penularan tidak meluas.

Pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan pemangku lingkungan serta Dinkes Kota Bekasi untuk terus melakukan upaya-upaya penanganan.

Termasuk lanjut dia, penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

"Seminggu kedepan kita ingin 5 Kecamatan itu turun jadi 2 Kecamatan atau minimal di 5 kecamatan yang ada tapi turun jumlah pasiennya, artinya kan ratenya juga turun," tegas dia.

Baca juga: Ada Pergerakan Massa Ke PN Jakarta Timur saat Sidang Rizieq Shihab, Polisi Siapkan Pengamanan

Baca juga: Teriak Ingin Bertemu AHY, Massa Aksi di Markas Demokrat Tak Berizin: Panjat Pagar dan Blokade Jalan

Baca juga: Joki Game Online Sepi, Rizki Pilih Berjualan Ikan Cupang Demi Bisa Bertahan Hidup

Berdasarkan data situs corona.bekasikota.go.id, kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Senin (15/3/2021) sebanyak 37.529 kasus.

Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 35.209 kasus dinyatakan sembuh, 1.833 masih dalam perawatan dan 487 kasus meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved