Breaking News:

Paket Lengkap Sekaligus Akad, Sindikat Pemalsu Buku Nikah Pasang Tarif Rp 3,5 Juta

Sindikat pemalsu buku nikah jaringan Jakarta-Subang memasang harga jutaan rupiah kepada pelanggan yang menginginkan dokumen palsu tersebut.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Konferensi pers ungkap kasus buku nikah palsu di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (16/3/2021). Sindikat pemalsu buku nikah jaringan Jakarta-Subang memasang harga jutaan rupiah kepada pelanggan yang menginginkan dokumen palsu tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sindikat pemalsu buku nikah jaringan Jakarta-Subang memasang harga jutaan rupiah kepada pelanggan yang menginginkan dokumen palsu tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, tarif yang dibanderol mulai Rp 2,5-3,5 juta untuk sepasang buku nikah palsu.

Harga tersebut dikeluarkan oleh salah satu pelaku, S, terhadap calon pelanggannya.

"S telah menjual kepada para pemesan dengan harga satu pasang buku nikah palsu sebesar Rp 3,5 juta," kata Guruh di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (16/3/2021).

Barang bukti sampul buku nikah palsu yang diamankan dari sindikat pemalsu jaringan Jakarta-Subang.
Barang bukti sampul buku nikah palsu yang diamankan dari sindikat pemalsu jaringan Jakarta-Subang. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Para pemesan buku nikah palsu dari sindikat ini kebanyakan pasangan nikah siri.

Dengan dana Rp 3,5 juta, pasangan nikah siri tersebut akan mendapatkan paket lengkap dua buku palsu dan bantuan kepengurusan akad nikah yang dijalankan langsung oleh S.

Sementara dengan biaya Rp 2,5 juta, pasangan nikah siri hanya mendapatkan dua buku nikah palsu saja.

Baca juga: Kuasa Hukum: Terdakwa MN Kirim Video Syur Gisel dan Nobu di WA Group, Tapi Dihapus 2 Menit Kemudian

Baca juga: Konsumen Buku Nikah Palsu Banyak dari Pasangan Nikah Siri, Ini Peran Ketujuh Pelaku

Baca juga: Gisel Diminta Hadir di Persidangan Kasus Video Syur, Ibunda Gempi Bersurat ke Pengadilan & Kejaksaan

Berbekal buku nikah palsu, para pasangan nikah siri disinyalir bisa melengkapi administrasi penerbitan akte kelahiran, kartu keluarga, BPJS, hingga KTP anak.

Tak hanya itu, mereka juga bisa memanfaatkan buku nikah palsu untuk kepentingan pinjaman uang.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved