Breaking News:

Viral di Medsos

Peristiwa di Malam Usai Video Parakan 01 Viral, Keluarga Pemeran Lelaki Datangi Rumah Remaja Wanita

Usai video mesum 'Parakan 01' viral di media sosial, keluarga pemeran lelaki di video tersebut mendatangi kediaman pemeran wanita.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Rr Dewi Kartika H
Istimewa
Tembok bertuliskan Parakan 01 diduga menjadi tempat video mesum viral dilakukan. 

Keluarga pemeran laki-laki berencana menikahkannya dengan remaja wania tersebut.

Baca juga: Indahnya Gaun Lamaran Aurel Hermansyah, Ayu Dewi Sampai Terpukau: Batu Bukan Sembarang Batu

"Pas kejadian itu kan beritanya ramai, jadi pada malam hari pasca viral video itu. Pihak keluarga laki-laki mengajak untuk menikahinya," kata Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Serang, Supriadi dikutip TribunJakarta.com dari TribunBanten.

Kedatangan keluarga pemeran laki-laki terjadi sebelum pihak P2TP2A datang ke rumah remaja wanita.

Kedua orangtua remaja tersebut sudah memutuskan untuk menikahkan anak-anaknya.

Viral video mesum pelakar berlatar 'Parakan01' di Serang, Kabupaten Serang.
Viral video mesum pelakar berlatar 'Parakan01' di Serang, Kabupaten Serang. (Tangkapan layar Twitter)

"Kita dari P2TP2A, sudah turun langsung ke rumah si Korban (yang perempuan), awalnya orang tuanya nggak mau lapor ke Polres. Katanya mau dinikahin anaknya," ujar Supriadi kepada TribunBanten.com saat ditemui di kantornya di Perumahan Taman Widya Asri. Selasa (16/3/2021).

Namun, saat hari berikutnya tim P2TP2A datang bersama pihak Polres Kabupaten Serang, rencana tersebut dibatalkan.

"Rencana pernikahan itu batal. Apalagi kan si korban masih SMP dan usianya 16 tahun." ujarnya.

Dari keterangan yang didapat, remaja wanita menangis karena tak ingin dinikahkan.

Baca juga: Di Balik Lamaran Mewah Atta Halilintar & Aurel, Ashanty Ungkap Persiapan Hanya 10 Hari: Alhamdulilah

"Anaknya nangis terus, dia nggak mau dinikahin. Masih ingin sekolah, katanya," ujar Supriadi.

Setelah diberikan pendampingan oleh P2TP2A dan Polres Kabupaten Serang, akhirnya pihak keluarga perempuan mau membuat laporan dan dilakukan visum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved