Breaking News:

2 Kali Gagal di Praperadilan, Kuasa Hukum Rizieq: Sulit Temukan Keadilan saat Dipimpin Hakim Tunggal

Mantan imam besar FPI Muhammad Rizieq Shihab dua kali mengalami kekalahan dalam sidang praperadilan.

Tangkap layar Kompas TV
Rizieq Shihab saat jalani sidang perdana secara online di PN Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021). Mantan imam besar FPI Muhammad Rizieq Shihab dua kali mengalami kekalahan dalam sidang praperadilan. 

"Permohonan praperadilan dinyatakan gugur," kata Suharno di ruang sidang utama.

Suharno menjelaskan, gugurnya gugatan praperadilan Rizieq Shihab adalah karena sidang pokok perkara pelanggaran protokol kesehatan telah dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 82 ayat 1 huruf d Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Sidang pokok perkara telah dilimpahkan dan Hakim telah memulai sidang tersebut atau terlaksana," ujar Suharno.

Sidang putusan praperadilan ini sempat diskors selama satu jam hingga pukul 12.30 WIB.

Baca juga: 3 Persamaan Kasus Rizieq Shihab dan Jerinx SID: Walk Out Saat Sidang hingga Banyak Dukungan Massa

Sidang diskors setelah pihak kepolisian selaku termohon melayangkan keberatan karena sidang pokok perkara pelanggaran protokol kesehatan sudah dimulai di PN Jakarta Timur pada Selasa (16/3/2021) kemarin.

"Intinya manakala dalam keputusan ini jadi pertimbangan bagi hakim sesuai aturan bahwa apabila perkara pokok sudah disidang maka praperadilan yang ada sekarang ini belum selesai, dan ada putusan hari ini maka itu akan menjadi gugur ketika perkara pokoknya sudah disidang," kata Kabid Hukum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki di lokasi.

Hengki menuturkan, pihaknya juga sudah memberikan surat pemberitahuan bahwa sidang pokok pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab sudah dimulai.

Sidang tersebut sudah dibuka untuk umum, meski Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum membacakan dakwaannya.

"Intinya perkara pokok sudah dibuka untuk umum jam 09.20 di PN Jakarta Timur. Menurut aturan itu jadi pertimbangan hakim bila perkara pokok sudah dibuka, maka perkara praperadilan hari ini akan jadi gugur, kami serahkan pada hakim hari ini," ujar Hengki.

Di sisi lain, kubu Rizieq Shihab menyebut praperadilan bisa dilanjutkan karena menilai sidang pokok belum dimulai lantaran dakwaan belum dibacakan.

"Akhirnya sidang ditunda, pembacaan dakwaan ditunda hari Jumat. Dengan demikian sidang pertama HRS belum dimulai karena ketika dibuka sidang ada gangguan, bukan diskors dua kali sidang jalan," ucap kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved