Breaking News:

7 Gejala Baru Covid-19 yang Tak Umum, Merasa Kebingungan hingga Gangguan Tidur

Melansir situs resmi WHO, berikut gejala yang kurang umum sekaligus gejala baru virus corona.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM - Waspada, kenali gejala tak umum terpapar covid-19, apa saja?

Kasus Covid-19 di Indonesia yang telah menurun, tak lantas membuat masyarakat mengabaikan protokol kesehatan begitu saja.

Masyarakat tetap harus waspada, termasuk dengan mengenali gejala virus corona.

Dilansir dari kontan.co.id, kasus Covid-19 pada 14 Maret lalu di angka 4.714 merupakan yang terendah sejak 30 November 2020, yang ketika itu mencatat 4.617 infeksi.

Tapi, jangan membuat semua pihak lengah, kenali betul gejala virus corona.

Senin (15 Maret), jumlah kasus baru virus corona di Indonesia naik menjadi 5.589.

Tambahan kasus baru ini mengantarkan infeksi di negara kita total menjadi 1.425.044  kasus, tetap yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Selain gejala Covid-19 yang paling umum: demam, batuk kering, dan kelelahan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 22 gejala yang kurang umum. Sebanyak tujuh di antaranya terbilang gejala baru.

Baca juga: Komplotan Maling Beranggotakan Sopir Bajaj Curi Motor Anggota PPSU di Jatinegara Kaum

Melansir situs resmi WHO, berikut gejala yang kurang umum sekaligus gejala baru virus corona:

  • Sifat lekas marah
  • Kebingungan
  • Kesadaran berkurang (terkadang berhubungan dengan kejang)
  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Gangguan tidur
  • Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang terjadi, seperti stroke, radang otak, delirium, dan kerusakan saraf

Baca juga: Komplotan Maling Beranggotakan Sopir Bajaj Curi Motor Anggota PPSU di Jatinegara Kaum

Menurut WHO, gejala-gejala virus corona yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap.

Beberapa orang menjadi terinfeksi tetapi hanya memiliki gejala ringan.

Pada umumnya, gejala mulai muncul sekitar lima hingga enam hari setelah terjadi pajanan.

"Tetapi, waktu kemunculan gejala ini dapat berkisar 1 hingga 14 hari," ungkap WHO.

Baca juga: Mengenal Mutasi Virus Corona Varian B.1.1.7 dan N439K, Selalu Lebih Ganas dan Mematikan ?

WHO menekankan, orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan bicara atau bergerak, harus segera mencari perawatan medis. 

"Jika memungkinkan, hubungi penyedia layanan kesehatan, hotline, atau fasilitas kesehatan terlebih dahulu, sehingga Anda dapat diarahkan ke klinik yang tepat," kata WHO.

Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved