Breaking News:

Apakah Vaksin Covid-19 Bisa Batalkan Puasa? Begini Penjelasannya

Apakah melakukan vaksinasi covid-19 saat puasa Ramadhan akan membatalkan puasa? Begini penjelasannya.

Freepik
Ilustrasi vaksin covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM - Apakah melakukan vaksinasi covid-19 saat puasa Ramadhan akan membatalkan puasa? Begini penjelasannya.

Majelis Ulama Indonesia menerbitkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.

Berdasarkan fatwa itu, vaksinasi yang dilakukan dengan penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa.

"Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa," ujar Ketua Komisi Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh, dikutip dari siaran pers pada Rabu (17/3/2021).

Adapun yang dimaksud injeksi intramuskular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

Dengan demikian, kata Asrorun, hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar).

Meski demikian, MUI memberikan tiga rekomendasi soal vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadhan.

Pertama, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

"Kedua, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari di bulan Ramadhan terhadap umat Islam yang siangnya berpuasa," tutur Asrorun.

Pertimbangannya, jika dilakukan saat siang hari dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik.

Baca juga: Soroti Lamaran Atta-Aurel, KPI Tegur TV Swasta soal Tayangan: Hiburan Iya, Tapi Edukasinya Tidak Ada

Baca juga: Kisah Pria Ajak Istri Baru dan Anaknya Tidur di Gubuk, Rumahnya Hancur Dirobohkan Mantan Istri

Halaman
12
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved