Breaking News:

Burung Jadi Malapetaka, Pemuda 21 Tahun Babak Belur Hingga Pendarahan di Otak, Kok Bisa?

Persoalan burung menjadi malapetaka terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah. NES, babak belur hingga mengalami pendarahan di otak dan rahang bawah patah.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi pengeroyokan. Persoalan burung menjadi malapetaka terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah.. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Persoalan burung menjadi malapetaka terjadi di Karanganyar, Jawa Tengah.

NES, pemuda berusia 21 tahun babak belur hingga mengalami pendarahan di otak dan rahang bawah patah.

NES dianiaya enam temannya gara-gara burung love bird senilai Rp 600 ribu.

Penganiayaan dipicu NES (21) dengan pelaku AF (21) memiliki janji untuk jual beli burung love bird.

Korban yang awalnya inging membeli burung love bird ternyata tidak membatalkanya.

Sementara pelaku telah menalangi uang untuk membayar burung tersebut.

Akhirnya mereka bertemu untuk menyelesaikan persoalan itu, namun malah berujung pengeroyokan.

AF membawa rekan-rekannya yakni MAP (21), MTZ (22), ACD (20), CH (50), dan AAB (19) nekat mengeroyok NES.

Polisi menunjukan foto korban yang mengalami patah tulang rahang dan pendarahan di otak akibat burung love bird.
Polisi menunjukan foto korban yang mengalami patah tulang rahang dan pendarahan di otak akibat burung love bird. (TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin)

Menurut Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi'i Maula, kejadian pengeroyokan itu terjadi secara spontan, karena inti permasalahannya ada pada NES dan AF.

"Pengeroyokan ini terjadi spontan, adapun pelaku lainnya hanya ikut-ikutan dan tidak memiliki permasalahan apapun dengan korban," katanya pada Selasa (16/3/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved