Breaking News:

Dirutnya Terjerat Korupsi, Pemprov DKI Jakarta Justru Apresiasi Kinerja Sarana Jaya

Ahmad Riza Patria menilai kinerja PD Pembangunan Sarana Jaya sangat baik meski tengah diterpa kasus korupsi pembelian lahan hunian DP 0 Rupiah

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Suci Febriastuti
Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan saat konferensi pers - Ahmad Riza Patria menilai kinerja PD Pembangunan Sarana Jaya sangat baik meski tengah diterpa kasus korupsi pembelian lahan hunian DP 0 Rupiah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, kinerja PD Pembangunan Sarana Jaya sangat baik meski saat ini tengah diterpa kasus korupsi pembelian lahan hunian DP 0 Rupiah.

Ia pun menjamin, BUMD milik Pemprov DKI Jakarta itu tetap ditunjuk sebagai pelaksana proyek Hunian murah meriah ala Gubernur Anies Baswedan.

"Kami anggap selama ini kinerjanya baik dan target-target tercapai. Sekalipun sekarang ada masalah di KPK, kami pastikan semua program berjalan," ucapnya, Rabu (17/3/2021).

"Jadi (proyek Hunian DP 0 Rupiah) tidak dialihkan ke BUMD lain," sambungnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini Sarana Jaya juga diberi kepercayaan oleh Anies membangunan tempat pengolahan sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF).

Tak hanya satu, Sarana Jaya diberi tugas membangun dua ITF sekaligu di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Meski sang Dirut terjerat kasus korupsi, politisi Gerindra ini memastikan Sarana Jaya diisi oleh orang-orang yang sangat berkompeten.

Baca juga: Video TikTok Jadi Ancaman Guru untuk Lecehkan Siswanya, Aksi Bejat Dilakukan di Sekolah

Baca juga: Anak Baru Gede Mesum di Kafe Direkam Pengunjung Lain, Datang Sendiri-sendiri Lalu ke Lantai 2

Baca juga: Mobil Goyang Depan Ruko, Ternyata Pasangan Muda Lagi Asyik Mesum Tanpa Busana

Untuk itu, Pemprov DKI memberi kepercayaan kepada Sarana Jaya dalam proyek pembangunan ITF.

"Sarana Jaya itu tidak diurus oleh satu orang, tapi kolektif. Ada beberapa direksi, manajer, dan semuanya berjalan sesuai dengan tergat," ujarnya di Balai Kota.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved