Breaking News:

Ngotot Wacana Presiden 3 Periode, Arief Poyuono: Prabowo, Ganjar, Anies Pasti Keok Lawan Jokowi

Eks Waketum Gerindra Arief Poyuono menilai Jokowi mengalahkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bila maju kembali di Pilpres 2024.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
(Dok. Biro Pers Setpres).
Presiden Joko Widodo saat meninjau posko operasi SAR Sriwijaya SJ-182 di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/1/2021). Eks Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai Presiden Jokowi akan mengalahkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bila maju kembali pada Pemilihan Presiden 2014. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Eks Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai Presiden Jokowi akan mengalahkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bila maju kembali pada pemilihan presiden 2014.

Pernyataan Arief Poyuono terkait wacana masa jabatan presiden tiga periode.

Arief menilai Joko Widodo akan maju kembali dalam Pilpres 2024 bila masa jabatan presiden bisa di pilih sampai tiga periode diamandemen.

"Nama-nama tokoh yang saat masuk bursa capres dalam setiap survei opini kayak prabowo, ganjar, anies dipastikan akan keok nantinya lawan Jokowi ," kata Arief melalui pesan singkat, Rabu (17/3/2021).

Ia menilai gerahnya sejumlah pihak mengenai wacana jabatan presiden tiga periode tidak memiliki dasar yang kuat.

"Mereka itu kena racun nya Amies Rais. Sehingga mereka jadi gerah. Mereka cuma bilang akan melahirkan pemerintahan yang otoriter dan korup jika masa jabatan presiden diubah jadi tiga periode ," ujar Arief.

Padahal, kata Arief tiga periode itu sebuah batasan bukan tidak dibatasi atau seumur hidup untuk jabatan presiden.

Arief pun membantah bila pemerintahan akan berjalan otoriter bila presiden memiliki masa jabatan tiga periode.

"Apalagi sekarang sudah jamannya politic 4.0 dimana aktivitas politik dalam berkspresi dan berpendapat sangat bebas dan banyak media yang bisa digunakan seperti platform digital medsos," kata Arief.

Ia menilai korupsi itu tidak ada hubungan dengan masa jabatan presiden yang lebih dari dua periode.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved