Breaking News:

Pemerintah Beri Sinyal Perluasan Relaksasi PPnBM untuk Mobil Berkapasitas 2.500 CC

Jokowi menyampaikan keinginan agar kendaraan bermotor (KBM) roda empat dengan kapasitas 2.500 cc juga bisa mendapatkan insentif pajak saat pandemi

Editor: Muhammad Zulfikar
Tangkapan Layar Kompas.com
Mitsubishi Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition GIIAS 2019. Pemerintah Beri Sinyal Perluasan Relaksasi PPnBM untuk Mobil Berkapasitas 2.500 CC 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dampak relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk penjualan jenis mobil 1500 cc terbukti luar biasa.

Lima model Daihatsu seperti Xenia, Luxio, Gran Max Minibus, Terios dan satu model yang akan segera meluncur, Rocky, mengalami peningkatan pemesanan.

Bahkan Honda Mobilio mencapai hampir 100 persen pemesanan.

Kini Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sinyal pemotongan PPnBM 100 persen untuk kendaraan di atas 1.500 cc.

Sinyal ini sesuai arah Presiden Jokowi yang ingin mobil hingga 2.500 cc bisa memanfaatkan PPnBM 0 persen.

Kajian relaksasi PPnBM ini diperuntukan kendaraan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 70 persen, dan kapasitas mesin hingga 2.500 cc.

Kendaraan yang termasuk kategori TKDN 70 persen sejauh ini ada tiga pabrikan yakni Toyota, Honda, dan Mitsubishi.

Honda memproduksi CR-V dengan kapasitas mesin 2.000 cc.

Sementara Mitsubishi memproduksi Pajero Sport dengan mesin 2.400 cc dan 2.500 cc.

Selain itu, Toyota juga memproduksi mobil Kijang Innova bermesin 2.000 cc dan Fortuner dengan mesin diesel 2.400 cc.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved