Breaking News:

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Berkedok Rumah di Kabupaten Tangerang, Bisa Hasilkan Ribuan Pil

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, rumah tersebut hanya dijadikan kedok sebagai pabrik obat-obatan terlarang

Istimewa/dokumentasi Polresta Tangerang
Polresta Tangerang menggerebek sebuah pabrik pil ekstasi yang berkedok sebagai rumah warga di bilangan Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/3/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang menggerebek sebuah pabrik pil ekstasi berkedok rumah warga pada Selasa (16/3/2021) malam.

Penggerebekan tersebut dilakukan di Perumahan Mekar Asri II Blok F5 Nomor 17, RT 3/6, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, rumah tersebut hanya dijadikan kedok sebagai pabrik obat-obatan terlarang berupa pil ekstasi.

Awal mula penggerebekan saat pihaknya melakukan pengintaian dan didapati target membuang bungkus pil ekstasi dari dalam mobil yang diduga untuk distribusi.

"Kita menemukan target membuang bungkusan plastik dan ternyata isinya pil ekstasi sebanyak 200 butir," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu (17/3/2021).

"Dari sana kita amankan satu orang inisial SA," tambah dia lagi.

Dari pengangkapan itu, pelaku mengaku kepada petugas soal rumah yang dijadikan pabrik ekstasi.

Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Sindikat Pengedar Meterai Palsu Beromzet Miliaran Rupiah

Baca juga: 33 Remaja Asal Balaraja yang Hendak Tonton Sidang Dakwaan Rizieq Shihab Diamankan Polisi

Baca juga: Ditlantas Polda Metro Jaya Olah TKP Mobil Tabrak Pesepeda di Bundaran HI

Dari situ, berujung dengan penggerebekan yang dilakukan malam hari.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan satu orang pelaku inisial MK dan dua orang wanita.

Menurut Wahyu, hingga kini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keterlibatan para wanita tersebut.

Sementara, dari hasil penggerebekan itu, polisi mengamankan 1.850 pil siap edar berikut bahan-bahan produksi.

"Ada ribuan pil siap edar, ada juga bahan-bahan produksi seperti alkohol, lalu bubuk-bubuk tertentu yang masih akan kita selidiki," ungkap Wahyu.

Sementara, para pelaku disangkakan Pasal 112 ayat 2 KUHPidana tentang penyalahgunaan narkotika dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dan ancaman 20 tahun penjara.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved