Breaking News:

Prostitusi di Kalangan Anak Buah Kapal, Terkuak Cara Muncikari Tawarkan Gadis ABG Bertarif Jutaan

Prostitusi di kalangan ABK dapat dibongkar Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

ThinkStock via Kompas
Ilustrasi Prostitusi. Prostitusi di kalanagan Anak Buah Kapal (ABK) dapat dibongkar Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Prostitusi di kalangan Anak Buah Kapal (ABK) dapat dibongkar Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Prostitusi itu melibatkan muncikari yang masih berusia belasan tahun serta anak di bawah umur yang ditawarkan kepada para ABK bertarif kencan jutaan.

Terkuak pula cara muncikari berusia 18 tahun itu menjual gadis kepada ABK.

Pengakuan mucikari tarif kencan berkisar antara Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

Penawaran sendiri dilakukan mucikari melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, dan rata-rata pria hidung belang ini sudah mengetahui atau kenal dengan mucikari ini.

Lewat WhatsApp transaksinya. Jika tidak kenal, mucikarinya juga tidak mau.

"Jadi kami melalui ABK yang pernah ditawarkan itu, nah mucikari bisa menyediakan perempuan dewasa atau dibawah umur," jelas Kasat Polair Polresta Samarinda, AKP Iwan Pamuji saat ditemui di kantornya Jalan Untun Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Selasa (16/3/2021).

Pelaku itu ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, tepatnya ada Jumat (12/3/2021) lalu pukul 20.30 Wita.

Pembagian sendiri diakui mucikari setelah dilakukan kesepakatan diawal dengan gadis yang ditawarkan.

Motif ekonomi menjadi alasan mucikari dan korban yang diamankan melakukan hal ini.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved