Breaking News:

Sempat Buron, Bapak yang Aniaya Bayi 7 Bulan di Depok Hingga Babak Belur Ditangkap Polisi

Polisi berhasil meringkus EP, bapak yang tega menganiaya bayinya MP yang baru berusia tujuh bulan hingga babak belur di Kota Depok, Jawa Barat.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pelaku (tengah) saat dimintai keterangan oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kanan), dan Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP I Made Bayu Sutha, Rabu (17/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polisi berhasil meringkus EP, bapak yang tega menganiaya bayinya MP yang baru berusia tujuh bulan hingga babak belur di Kota Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, mengatakan, pelaku EP diamankan jajarannya di tempat kerja.

"Dia keluar dari rumah kita cari sampai empat hari, dan kami tangkap di tempat kerjanya," ujar Imran saat memimpin ungkap kasusnya di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Polri Mulai Bahas Mekanisme Operasi Ketupat 2021, Mudik Diperbolehkan Pemerintah?

Imran menuturkan, akibat perbuatan pelaku, bayi tujuh bukan ini mengalami luka lebam di mata, pecah bagian mulut dalam, memar pada bagian lutut, dan luka cubitan di punggung.

Pelaku pun terancam dijerat Pasal 44 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Pasal 44 Ayat II Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004, tentang KDRT, ancaman hukuman 10 tahun penjara,"  tuturnya.

Baca juga: Siswi Melahirkan di Sekolah saat Ujian, Pemuda Ini Ngaku Menghamilinya dan Siap Tanggung Jawab

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP I Made Bayu Sutha, menjelaskan, kronologi penganiayaan ini bermula ketika ibu korban pulang kerja dan mendapati anaknya babak belur pada bagian wajah.

Singkat cerita, ternyata tak lain dan tak bukan pelaku yang menganiaya anaknya sendiri adalah suaminya yang berinisial EP.

“Pelaku adalah ayahnya, berawal jadi itu hari Jumat kejadiannya, istrinya pulang kerja lihat anaknya lebam-lebam, ternyata yang mukulin itu bapaknya,” tuturnya saat dikonfirmasi.

Bayu mengatakan, sang istri menyebut bahwa suaminya kesal terhadap anaknya yang terus-terusan menangis.

Baca juga: Siswi Melahirkan di Sekolah saat Ujian, Pemuda Ini Ngaku Menghamilinya dan Siap Tanggung Jawab

“Alasannya anaknya nangis-nangis terus dia jadi dongkol,” jelas Bayu.

Akibat penganiayaan tersebut, sang anak pun menderita lebam pada bagian wajah hingga tak dapat membuka bola matanya.

Saat ini, korban sudah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit. 

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved