Breaking News:

Pemeran Video Porno di Bogor Sudah Jual 26 Konten ke Pornhub, Terkuak Pekerjaan Sehari-hari Pelaku

Pemeran video porno di Bogor telah menjual puluhan konten porno ke situs dewasa Pornhub. Terkuak pekerjaan sehari-hari pelaku.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar mengamankan para pelaku kasus video mesum di tempat kos mereka di Cibinong Kabupaten Bogor pada Kamis (18/3/2021). Pemeran video porno di Bogor telah menjual puluhan konten ke situs dewasa Pornhub. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemeran video porno di Bogor telah menjual puluhan konten porno ke situs dewasa Pornhub.

Tercatat sudah 26 konten porno yang telah dijual ke situs pornografi tersebut.

Kedua pelaku yang merupakan pasangan kekasih itu pun mendapatkan royalti dari unggahan video porno itu.

Kedua pemeran video porno di Bogor ini ditangkap di rumahnya di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis (18/3/2021).

"Mereka sudah memproduksi konten porno sejak November 2020 yang seluruhnya diunggah di Pornhub dengan cara dijual," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (19/3/2021).

Dari tayangan yang diunggah di situs pornografi itu, keduanya mendapat royalti dan sudah memproduksi puluhan konten pornografi.

Pasangan kekasih pemeran video porno itu berinisial Rtm (31) dan Pvt (30).

Rtm sendiri sehari-hari bekerja sebagai driver transportasi online dan PVT, perempuan asal Minahasa, tidak bekerja.

"Sudah 26 konten porno yang diproduksi‎ dan keduanya mendapat keuntungan selama ini Rp 19,5 juta. Keduanya diamankan di Cibinong Bogor, Kamis (18/3/2021) karena tinggal se rumah," tutur Erdi.

Sosok perempuan gaun merah di video asusila berdurasi 3 menit 18 detik yang viral di media sosial diduga di kota Bogor, Jawa Barat.
Sosok perempuan gaun merah di video asusila berdurasi 3 menit 18 detik yang viral di media sosial diduga di kota Bogor, Jawa Barat. (Tribunnews.com)

Erdi menuturkan keduanya sengaja memproduksi konten pornografi dengan merekam sendiri.

"Keduanya ini sepasang kekasih yang sengaja kerjasama untuk membuat konten asusila," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Jumat (19/3/2021).

Dalam video yang beredar tampak wanita berbaju merah berada di resepsionis sebuah hotel di Bogor.

Sedangkan pria berperan merekam adegan.

Kemudian masuk ke dalam kamar hotel dan berhubungan badan.

"Sepasang kekasih ini sengaja bekerja sama untuk membuat konten asusila untuk diunggah di situs Pornhub yang dijual secara per tayang guna mendapat keuntungan," ucap Erdi.

Saat ini, keduanya ditahan di Mapolda Jabar dan ditangani Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar.

Keduanya dihadirkan dalam press conference dan sudah berpakaian tahanan.

Video mesum disebuah hotel di Bogor beredar viral di aplikasi percakapan whatsapp.
Video mesum disebuah hotel di Bogor beredar viral di aplikasi percakapan whatsapp. (Tangkapan layar video viral/istimewa)

Berawal Patroli Cyber

Dua sejoli berinisial Rtm (31) dan Pvt (30) nekat memproduksi video berisi adegan mereka sedang berhubungan seks.

Video kemudian mereka unggah di situs porno Porn Hub.

Untuk mempromosikan video mesum itu, mereka mempromosikannya di Twitter. Adegan mesum mereka direkam di salah satu hotel di Bogor.

Anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar mengamankan keduanya di tempat kos mereka di Cibinong Kabupaten Bogor pada Kamis (18/3/2021).

Video porno disebuah hotel di Bogor beredar di aplikasi percakapan whatsapp.
Video porno disebuah hotel di Bogor beredar di aplikasi percakapan whatsapp. (Istimewa via Tribun Jabar)

"Pengungkapan ini bermula dari temuan tim patroli siber Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar di internet dan mendapati video tersebut," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jumat (19/3/2021).

Keduanya sudah memproduksi video asusila sebanyak 26 video sejak November 2020. Dari unggahannya, mereka mendapat keuntungan royalti hingga Rp 19 juta dari setiap pengguna internet yang menonton video mesum mereka.

"Setelah mendapat video mereka, kami mendalaminya dengan mendatangi hotel tempat mereka memproduksi konten porno. Dari pendalman itu, didapati identitas kedua tersangka," ucap Erdi.

Saat ini, keduanya ditahan di Mapolda Jabar. Saat press conference kasus itu, keduanya dihadirkan sudah berpakaian tahanan.

Mereka dijerat Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 Undang-undang ITE. Polisi juga menerapkan Pasal 4 ayat 1 Undang-undang Pornografi yang mengatur soal perbuatan memproduksi, memperbanyak dan menyebarkan pornografi.

"Ancaman pidana penjaranya maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp 6 miliar," ucap Erdi.

Penjelasan Pihak Hotel

Pihak Hotel GMB yang berlokasi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, merasa dirugikan.

Hal ini dikatakan oleh Humas Hotel GMB Ira Mesra kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

"Saya tidak tahu indikasinya seperti apa, niatnya mereka seperti apa, tapi sangat-sangat kejadian ini (kami) dirugikan," kata Ira Mesra.

Dia mengaku bahwa pihalnya belum mengetahui motif apa yang membuat hotelnya dijadikan tempat syuting video mesum yang heboh setelah beredar ini.

Sebab, nama hotel ditampilkan dengan jelas di dalam video 3 menit 18 detik itu.

"Saya khawatir berdampak kepadq nama baik karena dia munculkan nama hotel kami di situ dan akhirmya dalam kondisi seperti ini kami serahkan ke Polda Jabar," katanya.

Dia menjelaskan bahwa syuting video mesum itu setelah dicek dilakukan sekitar 3 pekan yang lalu atau pada akhir Februari 2021 lalu.

Pihak hotel, kata dia, memberlakukan prosedur seperti biasa kepada siapapun yang mau menginap di hotel GMB ini.

"Saya juga gak tahu apakah kecendrungannya apakah ada indikasi negatifnya menjatuhkan kami. Saya sangat dirugikan terhadap kejadian itu karena itu di luar control dan pengawasan kami, karena prosedur yang kita lakukan itu sudah kita jalankan secara aturan di kaidah-kaidah PHRI," ungkapnya.

Permintaan Bupati Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada para pihak hotel untuk lebih memperketat bagi siapa pun yang hendak menginap.

Hal ini demi mencegah agar tak terulang berkaitan dengan hebohnya salah satu hotel di wilayah Kabupaten Bogor yang dijadikan lokasi syuting video mesum yang beredar baru-baru ini.

"Kan sekarang ada kartu itu ya, suami istri, saya kira hotel-hotel harus lebih ketat lagi. Ya kalau pasangan, itu sebaiknya tanya suami istri atau bukan," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Terkait video mesum yang heboh di Bogor ini, Ade juga tak ingin berkomentar banyak.

"Sudah ditangani pihak kepolisian. Tak ada komentar saya, karena ini ranahnya ranah hukum ya," ungkap Ade Yasin.

Baca juga: Perempuan Gaun Merah Bersama Kekasih Rajin Buat Video Porno, Tak Hanya di Bogor, Ada Puluhan Video

Baca juga: Hotel Cynthiara Alona Jadi Sarang Prostitusi, Ketua RT: Warga Resah, Tak Ada Persetujuan Tetangga

Berita lain Kasus Video Porno

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Penangkapan Dua Sejoli yang Produksi Video Asusila di Hotel di Bogor Berawal dari Patroli Siber, .

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Heboh Hotel di Wilayahnya Jadi Lokasi Syuting Video Mesum, Bupati Bogor Minta Penginapan Diperketat, .

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pemeran Video Mesum di Hotel Bogor Ditangkap di Cibinong, Ini Kata Kapolres Bogor, .

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Fakta Baru, Pemeran Video Porno di Bogor Sepasang Kekasih, Sengaja Dibuat untuk Dijual, https://jabar.tribunnews.com/2021/03/19/fakta-baru-pemeran-video-porno-di-bogor-sepasang-kekasih-sengaja-dibuat-untuk-dijual?_ga=2.90051675.1994399185.1616034219-1254752889.1608191302

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved