Bentrok 2 Kelompok di Juanda Depok, 250 Personel Gabungan Disiagakan

250 personel gabungan dari TNI dan Polri disiagakan di Ruko Jalan Raya Juanda, Sukmajaya, Kota Depok, buntut dari bentrokan dua ormas

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Personel gabungan dari Kodim 0505/Depok dan Polres Metro Depok bersiaga di di Ruko Jalan Raya Juanda, Sukmajaya, Kota Depok, buntut dari bentrokan dua kelompok yang terjadi sore, Senin (22/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – 250 personel gabungan dari TNI dan Polri disiagakan di Ruko Jalan Raya Juanda, Sukmajaya, Kota Depok, buntut dari bentrokan dua kelompok yang terjadi sore hari ini.

“Ada dari Kodim 0508/Depok dan Polres Metro Depok, 250 personel siaga termasuk di tempat ini dan wilayah lain,” ujar Wakapolres Metro Depok, AKBP Hari Setyo Budi, di lokasi kejadian.

Hari juga menuturkan, agar kedua kubu yang terlibat bentrok bisa menyerahkan permasalahan ini sepenuhnya pada pihak yang berwajib.

“Harapan kita masyarakat Depok terutama ormas untuk bisa mempercayakan permasalahan ini pada pihak berwajib sehingga tidak terpancing untuk mengerahkan anggotanya untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan upaya kita untuk menciptakan kamtibmas di Kota Depok,” katanya.

Baca juga: Sengketa Penarikan Kendaraan Oleh Pihak Leasing, 2 Kelompok Terlibat Bentrok di Depok

Sebelumnya diwartakan, bentrokan antar dua kelompok ini terjadi pada sore hari, dan videonya pun beredar luas di sosial media hingga menjadi viral.

Bentrokan ini juga menyebabkan tersendatnya lalu lintas di jalur dari arah Juanda menuju Margonda.

Di lokasi kejadian, nampak terlihat bekas-bekas pecahan batu hingga kursi plastik yang berserakan di aspal.

Baca juga: Ronny Bara Pratama Minta Restu ke Ahmed Zaky Iskandar Terkait Pencalonan Ketua KNPI DKI Jakarta

Berdasarkan data yang dihimpun, diduga bentrokan ini dipicu dari konflik sengketa kendaraan roda empat yang diambil oleh sebuah pihak leasing kendaraan.

“Sore ini kita membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh warga dimana ada informasi masalah bahwa sebuah finance menarik kendaraan yang menjadi barang sitaan finance,” ucap Hari.

Baca juga: Detik-detik Pria Tewas Bunuh Diri di Apartemen Ambassador Terekam CCTV

Baca juga: Rizieq Shihab Tidak Memiliki Hak Walk Out Saat Sidang

“Namun masing-masing pihak ternyata mengikut sertakan dua ormas (organisasi masyarakat) yang masing-masing bisa kita mediasi untuk mencapai permufakatan,” sambungnya.

Hari mengatakan, saat ini situasi sudah dapat dikendalikan oleh aparat TNI dan Polri yang langsung terjun di lokasi kejadian.

“Sampai saat ini situasi terkendali, pihak terlibat di kantor Polres Depok untuk menyelesaikan permufakatan,” bebernya.

Hingga berita ini dinaikkan, sejumlah personel dari TNI dan Polri masih nampak berjaga di lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved