Breaking News:

Kisah Dokter Hastry Takut Awal Masuk Tim Eksekusi Mati di Nusakambangan: Yang Tak Tampak Ikut Nonton

Ahli forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau akrab disapa dr Hastry takut dan khawatir saat pertama kali masuk tim eksekusi mati di Nusakambangan.

TRIBUN JATENG/MUH RADLIS
Kepala Sub Bidang Kedokteran dan Kepolisian Polda Jawa Tengah, AKBP Sumy Hastry Purwanti, saat ditemui di ruangan kerjanya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jateng, Semarang, Selasa (30/8/2016). Ahli forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau akrab disapa dr Hastry takut dan khawatir saat pertama kali masuk tim eksekusi mati di Nusakambangan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ahli forensik dr. Sumy Hastry Purwanti atau akrab disapa dr Hastry takut dan khawatir saat pertama kali masuk tim eksekusi mati di Nusakambangan.

Cerita mengenai kejadian Supranatural pun ia sampaikan kepada Denny Darko melalui akun Youtubenya.

Awal Denny Darko bertanya kepada dr Hastry mengenai kejadian supranatural saat menentukan titik tembak eksekusi mati.

"Banyak, sering. Pertama dulu benar-benar takut juga khawatir, saya perempuan sisanya brimob melakukan detik-detik penembakan saat malam di Nusakambangan," kata dokter Hastry.

dr Hastry pertama kali masuk tim eksekusi mati pelaku Bom Bali I pada tahun 2008.

dr Hastry menuturkan menjelang detik-detik eksekusi mati suasana Nusakambangan hening tanpa terdengar suara apapun.

Namun, ia merasa yang melihat peristiwa tersebut ramai.

dr Hastry juga sempat melihat hasil kamera yang ternyata dipenuhi bayangan putih di foto.

"Perasaan teman-teman, yang tak tampak ikut nonton," kata dokter Hastry.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved