Breaking News:

Ikuti Aturan Jokowi-Ahok, Gubernur Anies Larang Ondel-ondel Ngamen dan Ngemis di Jalanan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang penggunaan ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen dan mengemis di jalan.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang penggunaan ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen dan mengemis di jalan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang penggunaan ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen dan mengemis di jalan.

Pasalnya, boneka berukuran raksasa itu merupakan ikon ibu kota yang patut dilestarikan.

TONTON JUGA

"Ondel-ondel ini adalah warisan budaya Betawi yang harus dilestarikan, dikembangkan," ucap Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, Rabu (24/3/2021).

Larangan menjadikan ondel-ondel sebagai sarana untuk mengamen sejatinya bukan hal baru.

Dika, Haikal dan Ferdi, keliling kampung mengarak ondel-ondel sepulang sekolah di Jatimakmur, Bekasi, Jawa Barat
Dika, Haikal dan Ferdi, keliling kampung mengarak ondel-ondel sepulang sekolah (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Pada masa kepemimpinan Gubernur Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama, pelarangan juga diberlakukan.

"Larangan itu juga sudah tertuang dalam peraturan daerah maupun peraturan gubernur. Perda yang mengatur tentang pelestarian budaya Betawi dan ondel-ondel ditetapkan sebagai salah satu ikon budaya Betawi," ujarnya.

Anak buah Anies Baswedan ini mengakui, belakangan ini ondel-ondel memang marak dijadikan sarana untuk mengamen atau mengemis.

Baca juga: Sidang Rizieq Shihab Digelar Offline, PN Jakarta Timur Tak Lagi Siarkan Secara Langsung

Baca juga: Batal Nikah di Istiqlal, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Belum Ubah Surat Numpang Nikah ke KUA

Baca juga: Tasbih Putus Bertebaran di Jalan, Driver Ojol di Semarang Terus Sebut Nama Allah Sebelum Meninggal

Bahkan, mereka kerap memelas dan cenderung memaksa masyarakat untuk memberikan saweran.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved