Breaking News:

Prostitusi Online di Hotel Alona

Keluhan Ibu-ibu di Sekitar Hotel Alona, Kerap Pergoki Suami Duduk depan Rumah Lihati Wanita Rok Mini

Keberadaan Hotel Alona yang jadi sarang prostitusi rupanya sudah cukup meresahkan para ibu-ibu. Sebab, mereka kerap kali memergoki sang suami.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Elga H Putra
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Hotel Alona yang diduga sudah berganti nama menjadi OYO Residence milik artis Cynthiara Alona yang diduga dijadikan sarang prostitusi di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Jumat (19/3/2021). Keberadaan Hotel Alona yang jadi sarang prostitusi rupanya sudah cukup meresahkan para ibu-ibu. Sebab, mereka kerap kali memergoki sang suami sedang melihat wanita berpakaian seksi mengenakan rok mini. 

Ia mengaku tidak percaya yang digerebek polisi tersebut rata-rata merupakan anak di bawah umur.

Lantaran, menurut dia, jika dilihat cara berpakaiannya seperti orang dewasa.

Bahkan tak jarang saat ke minimarket mengenakan pakaian yang terbuka.

"Kalau anak di bawah umur kurang tahu tapi lihat fisiknya dewasa. Jadi saya pikir mereka sudah dewasa, karena kalau pake baju, saya enggak bisa ngegambarin," katanya.

Yanti (35) warga Jalan Lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang yang mengaku senang karena Hotel Alona sudah disegel, Senin (22/3/2021)
Yanti (35) warga Jalan Lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang yang mengaku senang karena Hotel Alona sudah disegel, Senin (22/3/2021) (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Ia pun mengaku sering menemukan bungkus alat kontrasepsi dan obat kuat.

Tak jarang anak-anak dimarahin akibat tidak sengaja membaca bungkusan obat kuat.

Sebagai informasi, Satpol PP Kota Tangerang resmi melakukan penyegelan terhadap Hotel Alona yang dijadikan sarang prostitusi online.

Dari pantauan langsung di lokasi, hotel yang berlokasi di Jalan Lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang tersebut sudah ditempeli tulisan penyegelan.

Pintu yang awalnya bertuliskan buka tersebut sudah ditutupi terpal besar yang bertuliskan penyegelan dan beberapa Perda yang dilanggar pihak pengelola.

Kasatpol PP Kota Tangerang, Agus Henra mengatakan, kalau penyegelan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved