Breaking News:

Indonesia, Negara Pertama di Asia yang Setujui Penggunaan Obat Covid-19 Avifavir Buatan Rusia

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada BPOM atas dukungannya dalam memberikan EUA.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Avifavir yaitu obat Covid-19 pertama yang telah disetujui oleh Kementrian kesehatan Rusia dan sudah didistribusikan ke lebih dari 17 negara saat ini juga telah disetujui penggunaannya di Indonesia.

Kepastian tentang akan masuknya obat Covid-19 Avifavir ke Indonesia diperoleh setelah Direktur Marketing PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) John, mendapatkan salinan surat keputusan resmi dari BPOM mengenai persetujuan penggunaan boat dalam kondisi darurat untuk Avifavir.

"Saat ini bisa saya sampaikan ke masyarakat Indonesia bahwa BPOM Republik Indonesia, pada tanggal 17 Maret 2021 telah memberikan persetujuan penggunaan obat dalam kondisi darurat (Emergency Use Authorization-EUA) untuk obat Covid-19 Avifavir,” ujar Direktur Marketing PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) John, hari ini Kamis  (25/3/2021).

BPOM berikan Persetujuan Penggunaan Darurat AVIFAVIR
BPOM berikan Persetujuan Penggunaan Darurat AVIFAVIR (ISTIMEWA)

Dalam surat keputusan tersebut, John menyebutkan bahwa BPOM memberikan izin penggunaan darurat (EUA) obat Covid-19 Avifavir yang penggunaannya diperuntukkan bagi pasien penderita Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang yang berusia 18 tahun atau lebih.

"BPOM memberikan EUA untuk Avifavir pada kondisi wabah pandemi untuk pengobatan pasien Covid-19 ringan hingga sedang pada pasien dewasa (18 tahun atau libel) sesuai dengan hasil evaluasi terhadap data khasiat, serta keamanan dan mutu,” kata John.

Berdasarkan data dari PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit), Avifavir adalah obat yang berupa tablet salut selaput yang dibuat dan dikembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan dari Chemical Diversity Research Institute, Khimki, Federasi Rusia.

“Obat ini hasil kerjasama Chemrar Group dengan RDIF, serta merupakan obat berbasis favipiravir pertama di dunia yang dikembangkan untuk melawan virus Covid-19 dan obat pertama di Rusia yang disetujui untuk pengobatan Covid-19," kata John.

Selain vaksin Sputnik V, Russian Direct Investment Fund (RDIF) juga telah menaruh kepercayaan penuh kepada perusahaan PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) dengan memberikan lisensi edar untuk obat Avifavir di wilayah Indonesia.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada BPOM atas dukungannya dalam memberikan EUA.

"Semoga obat ini bisa segera datang dan membantu Pemerintah Indonesia dalam memerangi pandemi Covid-19,” kata John.

Sementara itu melansir dari laman rdif.ru, CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan, dengan diberikannya ijin penggunaan darurat (EUA) obat Covid-19 Avifavir oleh otoritas di Indonesia, Pemerintah Indonesia dinilai telah mengambil sebuah langkah tepat dalam mempersiapkan sistem kesehatan nasional yang layak guna melawan pandemi virus Covid-19.

"Pendaftaran Avifavir di Indonesia, salah satu negara terpadat di Asia, merupakan langkah penting dalam menyediakan sistem kesehatan nasional dengan obat anti virus korona terkemuka. Para ahli di Indonesia telah menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap obat tersebut yang terdaftar tanpa uji klinis tambahan di negara Indonesia. Avifavir secara signifikan mengurangi waktu pemulihan dan sangat efektif, memungkinkan pengobatan pasien yang lebih cepat dan secara signifikan mengurangi beban di klinik,” kata Kirill Dimitriev.

Dilain pihak, CEO ChemRar Research Institute Irina Tyrnova menyebut, Avifavir merupakan obat yang dihasilkan dari serangkaian uji coba dengan skala besar untuk melawan Covid-19.

Irina juga memastikan, obat Avifavir dalam pengembangannya sudah mengikuti standard dan aturan internasional termasuk persyaratan dan penyusunan semua dokumen-dokumen pendukung.

“Avifavir adalah obat berkualitas tinggi pertama di dunia berdasarkan Favipiravir yang dipelajari secara menyeluruh dan dibuktikan dalam uji klinis skala besar melawan Covid-19. Semua kajian dilakukan sesuai dengan aturan internasional, termasuk persyaratan untuk penyusunan dokumen pelaporan. Hasilnya, mitra asing kami berhasil memperoleh izin dari otoritas regulasi untuk mengimpor dan menggunakan obat di hampir semua negara. Kami berharap dapat segera memasok obat ini bersama dengan mitra kami di Indonesia (Fahrenheit) dan membantu pasien di Indonesia untuk mendapatkan akses ke Avafavir, salah satu obat yang paling efisien dan dipelajari dengan baik untuk melawan virus corona di dunia," kata Irina.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved