Breaking News:

Politisi PDIP Kritik Anies Baswedan Soal Sepeda Boleh Masuk Gerbong MRT, Dituding Tidak Pro Rakyat

Anggota Komisi B DPRD DKI ini pun merasa aneh dengan kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Anies Baswedan ini.

Akun Instagram MRT Jakarta
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan uji coba fasilitas sepeda nonlipat di MRT Jakarta. Ia tiba di Stasiun Lebak Bulus Grab sekitar pukul 06.30 WIB. Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa sepeda masuk MRT menuai polemik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi PDIP Gilbert Simanjuntak mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memperbolehkan sepeda non lipat masuk gerbong kereta MRT.

Ia pun menyebut, kebijakan ini dibuat Anies Baswedan hanya untuk mengakomodasi kepentingan segelintir kelompok masyarakat.

"Saya tidak melihat kebijakan ini pro rakyat. Sebaiknya semua kebijakan diperhitungkan baik-baik buat kepentingan seluruh masyarakat, bukan kepentingan sekelompok orang," ucapnya, Kamis (25/3/2021).

Anggota Komisi B DPRD DKI ini pun merasa aneh dengan kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Anies Baswedan ini.

Sebab, tak ada satu pun negara di dunia yang memperbolehkan sepeda non lipat masuk ke dalam transportasi umum.

"Saya tidak pernah melihat di luar negeri sepeda masuk transportasi publik dalam kota," kata dia saat dihubungi.

Hal ini disebut Gilbert sebagai bentuk inkonsistensinya kebijakan Gubernur Anies Baswedan.

Pasalnya, Anies Baswedan selama ini selalu mendorong masyarakat menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi alternatif.

"Aneh kalau di Jakarta sepeda masuk transportasi publik. Itu bukan alat transportasi lagi, tapi beban transportasi," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved