Breaking News:

Banyak Petani Milenial Sukses Raup Miliaran Rupiah, Kementan Ungkap Rahasianya 

Para milenial banyak berkarier di sektor pertanian karena prospeknya yang menjanjikan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi "Tani on Stage" bertajuk Pemenfaatan Inovasi Alat dan Mesin Pertanian di Era Pertanian Modern, di halaman Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Balitbangtan, Situ Gadung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Para milenial banyak berkarier di sektor pertanian karena prospeknya yang menjanjikan.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, mengatakan tidak sedikit milenial sukses menjadi petani modern dengan penghasilan miliaran rupiah.

"Banyak generasi muda yang sukses di sektor pertanian, bukan satu dua, bahkan ratusan yang saya lihat sendiri," kata Kuntoro di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Balitbangtan, Situ Gadung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/3/2021).

Menurut dia, ada petani tanaman hias yang pendapatannya mencapai miliaran rupiah.

Ada juga tanaman sayuran, aneka buah eksotik.

Baca juga: Minta Jakpro Tak Repot Cari Lokasi Alternatif Formula E, Anggota DPRD DKI Kenneth: Batalkan Saja!

"Banyak sekali sekarang start up yang fokus berjualan produk pertanian," imbuhnya. 

Kuntoro mengungkapkan, para generasi muda memiliki kelebihan saat terjun di dunia pertanian.

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi "Tani on Stage" bertajuk Pemenfaatan Inovasi Alat dan Mesin Pertanian di Era Pertanian Modern, di halaman Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Balitbangtan, Situ Gadung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR)

Dengan jaringan yang luas, milenial mampu membuka pasar untuk hasil produksi pertaniannya.

"Yang pertama tentu jaringan, mereka menguasai pemasaran," ujar Kuntoro. 

Baca juga: Dicecar Soal Pelecehan Seksual Kepala BPPBJ Blessmiyanda, Wagub Ariza: Itu Mulu, Bosen

Baca juga: Sopir Bajaj Ditemukan Tewas di Dekat Stasiun Gambir: Terkapar di Kursi Kemudi

Baca juga: Beli Seragam di Pasar Senen, Polisi Gadungan Ini Peras Korban Sebesar Rp 18 Juta

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved