Breaking News:

Cegah Geliat Prostitusi Menjamur, Wali Kota Tangerang Minta Pendataan Lebih Ketat

Cegah Geliat Prostitusi Menjamur, Wali Kota Tangerang Minta Pendataan Lebih Ketat. Seperti judi, peredaran minuman keras, prostitusi dan lainnya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah - Cegah Geliat Prostitusi Menjamur, Wali Kota Tangerang Minta Pendataan Lebih Ketat. Seperti judi, peredaran minuman keras, prostitusi dan lainnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mulai mengantisipasi adanya kegiatan yang memicu adanya penyakit sosial di Kota Tangerang.

Seperti judi, peredaran minuman keras, prostitusi dan lainnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta meminta agar seluruh aparatur Pemkot Tangerang dapat mengantisipasi potensi kerawanan sosial di masyarakat.

Yakni dengan melakukan pemeriksaan dan pendataan secara rutin kepada kontrakan atau penginapan.

"Khususnya Camat dan Lurah lakukan pendataan dan periksakan tempat-tempat penginapan tidak terkecuali kontrakan dan pastikan mereka sudah memiliki izin," ujar Arief, Jumat (26/3/2021).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menghadiri pembukaan Lulu Hypermarket di Cimone, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (25/3/2021).
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menghadiri pembukaan Lulu Hypermarket di Cimone, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (25/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Menurutnya, pendataan dan monitoring dilakukan untuk meminimalisir potensi timbulnya penyakit- penyakit sosial.

Serta perbuatan melanggar hukum yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat.

"Data juga penghuni yang tinggal di lingkungan masyarakat. Baik itu kontrakan, hotel, apartemen maupun rumah tinggal," tegas Arief.

Baca juga: Beli Jimat dan Jamu Tidak Ampuh: Empat Pasien Herman Gondrong Melapor ke Polres Bekasi

Baca juga: 6 Tahun Kasus Kematian Akseyna, Universitas Indonesia Dukung Langkah yang Ditempuh Kepolisian

Baca juga: Ibu Hamil Jadi Korban Penembakan di Ciracas, Ketua RT: Pendarahannya Cukup Banyak

Selain itu, tambah Arief, pendataan dan monitoring dilakukan sebagai langkah mencegah terjadinya kegiatan berpotensi negatif.

"Ajak masyarakat untuk berperan aktif untuk menjaga lingkungannya," pungkasnya

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved