Breaking News:

Pria Ngamuk Robohkan Rambu Lalu Lintas

Kasus Pengrusakan Rambu Jalan di Kalimalang Berakhir Damai, Dishub Kota Bekasi Cabut Laporan Polisi

Dishub Kota Bekasi akan mencabut laporan polisi terkait kasus pengerusakan rambu lalu lintas yang dilakukan pria di Kalimalang.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Dok Dishub Kota Bekasi
Kepala Dishub Kota Bekasi Dadang Ginajar (kiri) bersama Pramono di Kantor Dishub, Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (26/3/2021). Pramono datang untuk meminta maaf karena tempo hari merusak rambu lalu lintas. 

"Khususnya Dishub Kota Bekasi dan masyarakat Bekasi dan saya siap melakukan perbaikan atas marka jalan (plang rambu lalu lintas) yang saya rusak kemarin," tambahnya.

Jalan KH Noer Ali Kalimalang yang merupakan lokasi manajemen rekayasa lalu lintas.
Jalan KH Noer Ali Kalimalang yang merupakan lokasi manajemen rekayasa lalu lintas. (ISTIMEWA)

Pram mengaku, tindakan yang dilakukannya murni kekhilafan semata. Saat itu, dia berniat memutar balik di Jembatan Grand Kamala Lagoon (GKL) mengendari mobil.

Namun, anggota Dishub yang berjaga di sekitar lokasi justru mengarahkan dia agar memutar balik di Jembatan Al-Azhar yang jaraknya lebih jauh.

"Tadinya saya berencana mau berputar di situ (GKL) karena tadi si ingin menyampaikan tapi karena terjadi kesalahpahaman akhirnya jadi keributan," tuturnya.

Baca juga: Info BMKG: Hujan Guyur Jakarta Siang Hari dan Cuaca di Bodetabek Sabtu 27 Maret 2021

Baca juga: Kebakaran Kembali Terjadi di Matraman, 11 Rumah Dilalap Si Jago Merah

Baca juga: Kronologis 36 Paket JNE Digondol Maling saat Kurir Parkir di SPBU Tangerang

Kepala Dishub Kota Bekasi Dadang Ginanjar mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik niat ganti rugi yang dilakukan Pram atas kesalahan yang dia perbuat.

"Kalau tadi saya dengar mau perbaiki itu saya senang karena itukan pak Pram menyadari kekhilafannya dan bersedia ganti rugi itu tidak masalah," kata Dadang.

Dishub Kota Bekasi kata dia, sama sekali tidak keberatan jika ada warga menyampaikan komplain terkait kebijakan rekayasa lalu lintas yang tengah dilakukan.

"Ada rambu-rambu dilarang berputar balik di situ, yang bersangkutan komplain sebenarnya kalau komplain saja di situ ada petugas saya tidak persoalkan," tutur Dadang.

"Yang kami persoalkan dan sayangkan terjadinya pengerusakan rambu-rambu, inikan milik negara makanya kemarin saya instruksikan agar dibuat laporan ke pihak kepolisian karena terjadi pengerusakan," tegas dia.

Dia memastikan, atas nama instasi pemerintah dalam hal ini Dishub Kota Bekasi, menerima permohonan maaf dari pelaku.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved