Breaking News:

Kementan Dorong Mekanisasi Pertanian Modern Demi Lahirkan Banyak Petani Milenial

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi "Tani on Stage" bertajuk Pemenfaatan Inovasi Alat dan Mesin Pertanian di Era Pertanian Modern.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi "Tani on Stage" bertajuk Pemenfaatan Inovasi Alat dan Mesin Pertanian di Era Pertanian Modern, di halaman Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Balitbangtan, Situ Gadung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAGEDANGAN - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar diskusi "Tani on Stage" bertajuk Pemenfaatan Inovasi Alat dan Mesin Pertanian di Era Pertanian Modern.

Diskusi itu berlangsung di halaman Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Balitbangtan, Situ Gadung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/3/2021).

Acara tersebut dihadiri mahasiswa Kampus Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) dan juga disiarkan secara langsung melalui media sosial Kementan.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, mengungkapakan, Kementan tengah mendorong para milenial, generasi muda, untuk mau bertani.

Demi mengakomodir para generasi milenial yang karib dengan teknologi, Kementan pun mengembangkan mekanisasi pertanian dengan berbabai peralatan canggih.

"Teman-teman milenial menurut saya mau enggak mau harus menggunakan teknologi untuk mereka mau turun ke pertanian," ujar Kuntoro.

Kuntoro menyebutkan sejumlah teknologi pertanian yang sudah mulai dipakai dari mulai inovasi bibit unggul, pupuk yang lebih menunjang pertumbuhan tanaman, hingga peralatan seperti traktor dan harvester combine untuk pasca panen.

Baca juga: Kasus Pengrusakan Rambu Jalan di Kalimalang Berakhir Damai, Dishub Kota Bekasi Cabut Laporan Polisi

Baca juga: Cerita Legenda Bulutangkis Detik-detik Tahu Marcus Gideon dan Tim Indonesia Didepak dari All England

Baca juga: KPK Tahan Mantan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino

Segala teknologi alsintan itu diwujudkan untuk meningkatkan produktivitas hingga mengurangi ongkos produksi. 

"Karena memang yang Kementerian Pertanian pandang sangat penting menciptakan produktifitas, mengurangi biaya pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Kuntoro.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved