Breaking News:

Perkara Panci Bunyi saat Ambil Makan, Bocah 15 Tahun dan Ibunya Nyaris Tewas di Tangan Ayah Kandung

Perkara panci bunyi saat ambil makan, bocah 15 tahun nyaris tewas di tangan ayah kandung.

Editor: Elga H Putra
Kompas.com/ Shutterstock
Ilustrasi kekerasan pada anak. Perkara panci bunyi saat ambil makan, bocah 15 tahun nyaris tewas di tangan ayah kandung. 

Mulanya, SN yang baru saja pulang bekerja dikagetkan dengan kondisi wajah bayinya yang lebam.

"Berawal jadi itu hari Jumat kejadiannya, istrinya pulang kerja lihat anaknya lebam-lebam, ternyata yang mukulin itu bapaknya,” tutur Bayu.

Bayu mengatakan, SN menyebut suaminya kesal terhadap anaknya yang terus-terusan menangis.

“Alasannya anaknya nangis-nangis terus dia jadi dongkol,” jelas Bayu.

Akibat penganiayaan tersebut, sang anak pun menderita lebam pada bagian wajah hingga tak dapat membuka bola matanya.

Saat ini, korban sudah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit. 

Tak hanya kepada anaknya, pelaku rupanya kerap melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada istrinya.

“Pernah ya pernah dia mukul istrinya, tapi kapannya kita gak tahu karena dia gak laporan,” kata Bayu.

Sampai saat ini, polisi sedang bekerja keras melakukan pengejaran kepada pelaku.

Sebagian artikel ini disarikan dari Tribunjateng.com dengan judul Bocah 15 Tahun Nyaris Tewas Dicekik Sang Ayah, Trauma hingga Takut Masuk Rumah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved