Breaking News:

Ibu Hamil di Ciracas Kena Peluru Nyasar

Ibu Hamil Merintih Kesakitan, Mengira Pendarahan karena Mengandung, Tak Merasa Kena Peluru Nyasar

Ibu hamil warga Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, ini tertembak saat bertugas menjadi juru pemantau jentik (Jumantik). .

Penulis: Bima Putra | Editor: Kurniawati Hasjanah
TribunJakarta.com/Bima Putra
Demin Sitinjak (69), korban penembakan saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2021). (Inset) Peluru nyasar yang menyerempet perut Demin Sitinjak saat jadi korban penembakan pada September 2020 lalu. Tak hanya Demin Sitinjak, Anah ibu hamil kader jumantik juga terkena peluru nyasar yang melukai paha kanannya pada Rabu (24/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Anah (41) merintih kesakitan lalu lemas dan bersandar di tembok setelah menjadi korban penembakan peluru nyasar di Ciracas.

Ibu hamil warga Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, ini tertembak saat bertugas menjadi juru pemantau jentik (Jumantik). .

Kini, Anah masih terbaring lemah di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Warga RT 09/RW 09 itu kena peluru nyasar saat hendak mengontrol jentik nyamuk di permukiman warga pada Rabu (24/3/2021) sekira pukul 10.20 WIB.

Zul Zetri (51) saksi mata, mengatakan petaka yang menimpa Anah, bersama dua kader Jumantik lainnya, hendak masuk ke klaster perumahan di Jalan Kampung Baru I.

Baca juga: Pesan Tak Dibalas saat Minta Pertanggungjawaban, Wanita di Bali Kirim Mayat Bayinya ke Rumah Pacar

"Pas kejadian itu saya baru mau keluar rumah," ucap Zul mengawali ceritanya saat ditemui di Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021).

"Tiba-tiba korban itu teriak depan pagar. Teriak 'tolong saya, tolong saya, saya tertembak' begitu," imbuh dia.

Saksi mata kejadian, Zul Zetri (kiri) saat menunjukkan ceceran darah Anah (41) akibat jadi korban penembakan di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021).
Saksi mata kejadian, Zul Zetri (kiri) saat menunjukkan ceceran darah Anah (41) akibat jadi korban penembakan di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Mendadak banyak darah mengucur darah paha kanan belakang Anah.

Refleks, Zul pun bergegas menolong korban.

Baca juga: Pesan Pria Plontos Usai Viral Ngamuk di Kalimalang: Kalau Bisa Jangan Sampai Kaya Saya

Baca juga: Ada Senjata Tajam di Mobilnya, Alamsyah Hanafiah Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Itu Pemberian Klien

Baca juga: Polisi Evakuasi Sopir Bajaj yang Tewas di Kursi Kemudi: Habis Makan Bubur, Sakit Perut, Lalu Tewas

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved